Pilgub Babel 2017, Yusroni Perihatin Media Sudah Menjadi Corong Salah Satu Paslon

abadikini.com, BELITUNG – Calon Wakil Gubernur Bangka Belitung (Babel) Yusroni Yazid berorasi di hadapan puluhan ribu warga pada kampanye akbar pasangan nomor urut satu calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung Yusron Ihza-Yusroni Yazid (Dobel Y Yes) di lapangan Gedung Nasional Tanjung Pandan, Belitung, Minggu (5/2/2017) siang.

Dalam orasinya Yusroni menjelaskan alasannya mau perpasangan dengan Yusron Ihza. Menurut dia, Yusron Ihza adalah putra terbak Manggar yang rela mengorbankan jabatannya sebagai Dubes RI untuk Japan hanya untuk mengabdikan kemampuannya untuk membangun Bangka Belitung dengan ihklas.

“Kenapa untuk kedua kalinya saya bersama-sama dengan pak yusron turut berlaga pada pikada gubernur tahun 2017 kali ini, tujuannya adalah, saya ingin sampaikan alasan yang sangat masuk akal, ada seorang putra terbaik yang dilahirkan di sebuah pulau kecil yang berada di Belitung Timur kota Manggar, waktu itu masih namanya kecamatan Manggar, yang sekarang  jabatanya sebetulnya sangat terhormat yaitu duta besar Indonesia berkuasa penuh untuk kekaisaran Jepang, rela mengorbankan apa ia telah dapatkan semuanya sampai saat ini tiada lain kecuali keikhlasan untuk mengabdikan apa yang dia miliki untuk dua pulau besar ini Bangka dan Belitung,”

Yusroni juga menyinggung rivalnya dalam pilgub Babel tersebut. Yusroni mengatakan ada orang yang baru saja dilantik, ingin segera menaikkan jabatannya dengan mencalonkan dirinya menjadi Gubernur. Ia yakin, hal ini didasarkan pada rasa ambisus yang sangat tinggi.

“Sementara mari kita lihat ada orang yang baru saja dilantik, ingin segera menaikkan jabatannya dengan mencalonkan dirinya menjadi gubernur, maka saya yakin semua ini karena rasa ambisius yang sangat tinggi,” betul? tanya Yusroni kepada puluhan ribu massa yang memadati kampanye akbar tersebut dengan gemuruh massa menyahutinya, betul.

Mantan Bupati Bangka Tengah itu merasa prihatin dengan pemberitaan media yang masif memberitakan tentang rivalnya itu. Menurutnya pemberitaan media sudah tidak berimbang lagi. “Media sudah menjadi corong salah satu pasangan calon,” ujarnya.

“Media Massa setiap hari hanya nomor-nomor itu terus yang dikemukakan di Koran-koran baik itu yang ada di Belitung maupun di Bangka. Padahal media harus memainkan perannya sebagai wasit, sebagai pemberi informasi yang mencerahkan dan mencerdaskan masyarakat bukan sebagai, salah satu corong sakelompok saja,” sambungnya.

Yusroni juga meminta kepada awak media untuk membuat pemberitaan yang adil dan berimbang serta mencerdaskan terkait pilkada Babel.

“Wahai masyarakat pers, tolong saudara-saudara memberikan pemberitaan yang sungguh-sungguh terhadap upaya yang mencerdaskan bangsa dan rakyat ini, kita sebagai masyarkat yang cerdas ingin memilih pemimpin yang cerdas,” ungkapnya. (sp.kb)

Baca Juga

Back to top button