Walau Dihukum WADA, KOI Siap Amankan Hak Indonesia Sebagai Tuan Rumah Event Internasional

Abadikni.com, JAKARTA – Indonesia mendapat sanksi dari lembaga anti doping dunia, Waord Anti-Doping Agency (WADA). Indonesia dianggap tidak mematuhi prosedur antidoping dalam hal ini adalah test doping plan (TDP) tahunan

Akibat pelanggaran tersebut, Indonesia harus menerima beberapa hukuman selama masa penangguhan (satu tahun dan bisa diperpanjang). Pertama, Indonesia dilarang menjadi tuan rumah kejuaraan regional, kontinental, atau internasional.

Kedua, Indonesia dilarang mengibarkan bendera Merah Putih di berbagai kejuaraan, kecuali Olimpiade dan Paralimpiade.

Baca Juga

Implementasi hukuman kedua itu tampak ketika tim beregu putra bulu tangkis Indonesia naik podium juara Piala Thomas 2020 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, pada Minggu (17/10/2021) malam WIB.

Upacara kemenangan tim beregu putra Indonesia saat itu tidak sempurna karena bendera Merah Putih tidak bisa dikibarkan. Terkait hukuman pertama, status beberapa event internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia kini masih menjadi pertanyaan.

Terkait status event yang akan diselenggarakan di Indonesia sampai 2022, Raja Sapta Oktohari selaku Ketua Komite Olimpiade Indonesia akhirnya buka suara.

Raja Sapta Oktohari mengaku akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar Indonesia tetap bisa menyelenggarakan event olahraga internasional meski sedang dihukum WADA.

“Minggu ini saya akan berangkat ke Eropa untuk menghadiri rapat asosiasi komite Olimpiade dunia,” kata Raja Sapta Oktohari dalam konferensi pers virtual, Senin (18/10/2021).

“Saya akan terbang langsung ke markas IOC (Komite Olimpiade Internasional) untuk berkoordinasi langsung terkait semua event yang akan bergulir di Indonesia,” ujar Raja Sapta Oktohari.

“Sebab, banyak event yang akan diselenggarakan di Indonesia pada akhir 2021 hingga 2022. Saya akan berusaha memastikan agar berbagai event itu tetap bergulir di Indonesia,” ucap Raja Sapta.

Sisi positifnya, KOI belum menerima pemberitahuan formal mengenai perintah pembatalan event-event internasional tadi. “Sampai sekarang, belum ada surat resmi pembatalan event kepada KOI. Selama belum ada informasi resmi, tidak ada event yang dibatalkan,” ungkap Raja Sapta.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker