Trending Topik

Festival Alquran Tua Di Alor-NTT, Bukti Sejarah Penyebaran Islam di Indonesia Timur

Abadikini.com, JAKARTA – Viral sebuah video yang memperlihatkan Festival Alquran Tertua telah digelar di Kabupaten Alor tepatnya di Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Festival tersebut merupakan momentum dalam memperingati hadirnya Alquran sebagai bukti perjuangan persebaran ajaran agama Islam di tanah timur Indonesia.

Informasi ini didapat dari unggahan akun media sosial Instagram @undercover.id, Rabu (21/4/2021).

Dalam unggahan video tersebut, disematkan pula akun Instagram pembuat video, @titonoverianputra.

View this post on Instagram

A post shared by KRITIS, INFORMATIF, EDUKATIF (@undercover.id)

Saat dikonfirmasi Tribunnews pada Kamis (22/4/2021), Tito mengatakan bahwa sebenarnya video yang diunggahnya itu adalah festival tahun 2020 lalu.

Tito menceritakan, sebelumnya video tersebut hanya tersimpan di memori handphone miliknya saja.

Akhirnya, ia mencoba merangkai beberapa videonya untuk kemudian diunggah di akun media sosialnya.

Dirinya tak mengira video tersebut ditonton dan direpost banyak orang.

Tito mengatakan, video ini viral karena bertepatan dengan momen bulan Ramadhan.

“Iya betul baru viralnya sekarang, mungkin karena momentnya pas juga dengan bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Dalam videonya, dijelaskan Tito tampak antusiasme masyarakat menonton festival tersebut.

Masyarakat yang hadir menunjukan sangat ingin melihat dan mempelajari sejarah agama Islam.

“Festival ini sangat meriah, terbukti dari antusiasme masyarakat yang hadir menandakan masyarakat sangat ingin melihat dan mempelajari sejarah agama Islam di tanah kelahiran mereka,” ujar Tito.

Acara tersebut turut dihadiri pula Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Bupati Alor, Amon Djobo

Dalam acara ini, Alquran yang dianggap sebagai peninggalan sejarah agama Islam dibawa atau dipindahkan dari Pulau Ternate (Alor) menuju Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, NTT.

Pada perjalanan ini, banyak warga yang ikut mengarak Alquran dengan berbondong-bondong menyeberangi lautan menggunakan kapal-kapal kayu untuk sampai di obyek situs Alquran Tua di Masjid Jami.

Pemindahan ini dimaksudkan sebagai simbol masuknya agama Islam di NTT.

Saat dilakukan pemindahan, Alquran ini dibawa oleh oleh Nurdin Gogo bersaudara.

Diketahui Nurdin Gogo merupakan keturunan ke-14 dari Kesultanan Iang Gogo.

Abadikini.com juga mengabadikan perayaan festival Alquran tua di kabupaten Alor tahun 2020 lalu di kanal YouTube AbadikiniCom, tonton durasi panjang videonya dibawah ini:

Baca Juga

Back to top button