Yusril Ihza Mahendra Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Mantan Jaksa Agung Basrief Arief

Abadikini.com, JAKARTA – Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra sampaikan kabar duka atas meninggalnya mantan Jaksa Agung Basrief Arief.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu menyampaikan kabar duka meninggalnya Mantan Jaksa Agung Basrief Arief di akun twitter nya @yusrilihzamahendra Selasa (23/3/2021).

“Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu.. Mantan Jaksa Agung RI, Basrief Arief Meninggal Dunia, ” Cuit Yusril Ihza Mahendra.

Dikutip dari Antara, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenum) Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak lewat pesan grup instans Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka) menginformasikan Almarhum meninggal dunia Selasa 23 Maret 2021 pukul 10.00 WIB.

“Innalillahii wainna ilaihii roojiuun. Kejaksaan Republik Indonesia, berdukacita atas berpulang ke hadirat ALLAH SWT Bapak Basrief Arief Bin Bactiar Arief,” tulis Leonard.

Dalam pesan tersebut, Leonard juga menyampaikan ucapan belasungkawa, semoga almarhum diterima amal ibadahnya di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga amal ibadah Almarhum diterima disisi ALLAH SWT dan dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya,” kata Leonard.

Basrief Arief meninggal usia dalam usia 74 tahun. Menurut informasi yang diperoleh jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Basrief Arief adalah Jaksa Agung yang dipilih pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggantikan Jaksa Agung Hendarman Supandji.

Ia menjabat sebagai Jaksa Agung selama satu periode dari 26 November 2010 hingga 20 Oktober 2014.

Sebelum jadi Jaksa Agung, Basrief Arief adalah Wakil Jaksa Agung pada 2005-Februari 2007. Lahir di Tanjung Enim, Sumatera Selatan pada 23 Januari 1947.

Basrief Arief merupakan lulusan pascasarjana Universitas Padjadjaran dan Hukum Universitas Andalas.

Semasa bertugas Basrief Arief pernah menduduki jabatan penting dalam penegakan hukum di korps Adhyaksa seperti Tim Pemburu Koruptor, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Staf Ahli Kejagung dan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamitel).

Baca Juga

Back to top button