Pemkab Solok Pamerkan Potensi Pertanian ke Gubernur Sumbar

Abadikini.com, AROSUKA – Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah berkunjung ke Kelompok Tani Bukit Gompong Sejahtera di Nagari Guguak Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok hari ini, Sabtu (13/3/2021). Kedatangannya ke Solok itu disebut-sebut sebagai bagian dari 100 hari kerja Gubernur Sumbar yang baru.

Rombongan Gubernur disambut oleh Plh. Bupati Solok yang diwakili oleh Askoor Ekbangkesra, Medison, Wali Nagari Koto Gadang Guguak, Carles Camra, dan Camat Gunung Talang, Forkopimda Kabupaten Solok serta Kepala Dinas Tanaman Holtikultura dan Perkebunan Propinsi Sumbar dan jajarannya. Selain Gubernur, tampak hadir anggota DPR RI fraksi PKS, Hermanto dan Kepala SKPD lingkup Pemkab Solok.

Dihadapan Gubernur, Medison memaparkan potensi pertanian kabupaten solok yang selama ini merupakan sektor andalan ekonomi warga. Kepada Gubernur ia menjelaskan kalau Keltan Bukit Gompong Sejahtera ini mengelola sedikitnya 32 hektar lahan pertanian dan data dari BPS kabupaten solok diketahui daerah memiliki keunggulan dalam sektor pertanian yang mana nilai PDRB lebih kurang 38,4%  sektor pertanian untuk pertanian kabupaten solok, sehingga kunjungan gubernur sangat relevan datang ke kabupaten solok ini karena sesuai dengan visi misi gubernur sumatera barat.

Kabupaten solok memiliki 14 kecamatan 74 nagari 414 jorong dimana sentral pertanian kab. solok pas berada pada gunung talang yang tepat berada di belakang Jorong Bukit Gompong,”tutur Medison dihadapan Gubernur, Mahyeldi.

Keltan Bukit Gompong Sejahtera sendiri menurut Ilham Meda Putera selaku Ketua Kelompok itu mengungkapkan pula bahwa akan mendukung program pemerintah melalui kelompoknya. “Disini selain berkebun kami juga beternak kambing, karena kambing sangat bermanfaat bagi kami, mulai dari kotoran dan urinnya dapat dijadikan sebagai pupuk untuk tananam kita ini,” sebut Ilham.

Hermanto dari DPR RI berpesan agar lahan pertanian tidak pernah dialihfungsikan. “Saya harap tidak ada (alih fungsi lahan) itu dan kabupaten solok dapat melindungi Keltan Bukit Gompong Sejahtera ini,” kata Hermanto.

Menyemangati Keltan dan anggotanya, Gubernur Sumbar mendukung kelompok tani itu mengembangkan dan membudidayakan jagung. Kata Gubernur, kebutuhan jagung di Sumbar bahkan sampai 600 ton perharinya.

Menurut Gubernur, selain bisa digunakan untuk konsumsi, jagung juga bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Pihaknya akan serius menggarap sektor pertanian di Sumatera Barat kedepan mengingat ini merupakan sektor andalan.

Kita perlu menjaga kestabilan harga agar petani sumatera barat semangat dalam menanam tanaman organik. Selain itu disamping sektor UMKM, kita selalu melakukan pergerakan dan perbaikan agar ekonomi masyarakat dalam bidang pertanian dapat meningkat karena masyarakat sumatera barat kebanyakan bekerja pada sektor pertanian oleh karena itu kita harus serius kedepannya mendukung masyarakat dalam bidang pertanian,”papar Gubernur.

Pria yang akrab di panggil Buya itu mendorong BUMN dan BUMD serta seluruh pegawai di Propinsi Sumbar harus mengkomsumsi produk-produk organik yang berasal dari petani sumatera barat. “Kita yang membuat, kita yang mengkomsumsi dan kita sebarkan ke daerah-daerah lain,” jelasnya.

Dalam acara itu Gubrnur menyerahkan Sertifikat Organik ke Operator Organik se Sumatera Barat antara lain Lugu’s Tea Kab. Solok, Bukik Gompong Organik Garden Kab. Solok, Alnajmi Organik Kab Solok, Kelompok Tani Simpang Tigo Kab. Padang Pariaman, Organik Mandiri Kab. Tanah Datar, Kel. Tani Lurah Sepakat Kab. Agam, Keynara Organik Kab. Agam, Kel. Tani Sehati ( Kab. Lima Puluh Kota ), Kel. Tani Tuah Sakato Kab. Lima Puluh Kota, Kel. Tani Lembuti II Kota Padang Panjang dan Rosemery Organik Kota Padang Panjang.

Baca Juga

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker