Curigai Ada Kejanggalan Kematian Maaher, Novel Siapkan Laporan ke Propam dan DPR

Abadikini.com, JAKARTA – Salah satu tim kuasa hukum almarhum Ustadz Maaher At-Thuwailibi, Novel Bamukmin bakal membuat laporan ke Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Komnas HAM, dan Komisi III DPR RI.

Novel mencium meninggalnya Ustadz yang bernama asli Soni Eranata itu ada sesuatu yang tidak wajar. Disamping itu adanya dugaan pengabaian terhadap kondisi kesehatan Maaher selama ditahan di Ruang Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri.

“Kita akan usut tuntas untuk diduga kematian Ustadz Maher yang tidak wajar ini baik ke Propam, Komnas HAM dan juga Komisi III DPR RI,” kata Novel, Kamis (11/2/2021).

Novel menjelaskan bahwa pihak kepolisian harus bisa memberikan tanggung jawabnya atas kematian Maaher. Menurutnya, apabila Maaher dinyatakan dalam kondisi sakit, maka seharusnya pihak kepolisian melakukan penanganan akan kesehatannya.

Salah satu yang dikritik olehnya ialah soal penempatan ruangan tahanan Maaher. Apabila disebut oleh pihak kepolisian bahwa penyakit yang diderita Maaher sensitif, maka menurutnya harus dirawat di ruangan isolasi khusus.

“Kenapa kalau memang menderita penyakit sensitif justru pelayanan medis yang benar diabaikan dengan tidak mengisolasi almarhum Ustaz Maaher ditempat isolasi khusus agar dapat ditangani secara khusus juga,” ujarnya.

“Dengan begitu kalau terbukti ada upaya pembiaran atau sengaja menelantarkan orang sakit dan ini jelas melanggar ketetapan hukum yang berlaku,” sambungnya.

Novel juga meminta kepada tim kedokteran RS Polri untuk memberikan keterangan yang benar serta bisa mempertanggungjawabkannya.

“Siap dipertanggungjawabkan atas nama kedokteran bukan berdasarkan kepentingan politik.” Pungkasnya.

Baca Juga

Back to top button