Gegara Ucapkan Bela Sungkawa Terhadap Korban Sriwijaya Air SJ-182, Produk Cookies Ini Dibantai Netizen

Abadikini.com, JAKARTA – Ucapan rasa bela sungkawa produk cookies ‘Enaknya Kebangetan’ terhadap korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Sabtu (9/1/2021) menuai kontroversi dan dianggap sangat tidak pantas.

Seperti diketahui jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tujuan Jakarta – Pontianak menjadi duka yang mendalam bagi semua orang. Berbagai ucapan belasungkawa pun datang dari berbagai pihak dan menjadi trending di media sosial.

Tak ketinggalan juga ucapan belasungkawa dari sebuah produk cookies cokelat. Produk cookies cokelat tersebut dikenal bernama Choco Mania yang memiliki tagline ‘Enaknya Kebangetan’.

Karena tagline itulah, produk Choco Mania dikritik tajam dari netizen. Pasalnya mereka menyertakan tagline ‘Enaknya Kebangetan’ dalam ucapan belasungkawa untuk para korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Mengutip dari Instagram produk @enaknyakebangetan, Selasa (12/1/2021), mereka mengunggah sebuah foto ucapan belasungkawa. Foto tersebut terdapat foto pesawat dengan tulisan, “Turut Berduka Cita atas Jatuhnya Pesawat SJ-182 Jakarta – Pontianak”.

Karena ingin melekatkan produknya, foto ucapan bela sungkawa itu juga disertai dengan logo produk dan tagline ‘Enaknyakebangetan’. Sementara warnanya dibuat oranye cerah sesuai dengan warna produk.

Foto tersebut langsung viral dan menuai kritik tajam dari netizen. Banyak netizen yang mengatakan bahwa tagline produk tersebut tidak relevan jika digabungkan untuk ucapan belasungkawa. Pasalnya tagline tersebut bernada gembira, sehingga bertentangan dengan ucapan belasungkawa.

“Menurut saya ada tiga poin yang kurang etis untuk foto si, yang sebenarnya ditujukan untuk ucapan belasungkawa malah jatuhnya kek lagi ngiklan. Pemilihan font, pemilihan warna dan taglinenya,” tulis netizen

“Kalau di mata kuliah typografi, pemilihan citra fontnya bertolak belakang dengan isi kalimatnya. Citra Font diatas lebih cocok untuk kalimat yang ceria atau dinamis seperti nama TK, text lagu anak-anak dan sebagainya,” tulis netizen lainnya.

Sementara itu, seorang Agensi Iklan lokal, Pribadi Prananta juga menyampaikan pendapatnya terkait hal tersebut. Ia mengatakan bahwa seharusnya ucapan belasungkawa harus menunjukkan keprihatinan.

“Mbok ya kalau ucapan duka cita gak usah pakai logo dan tagline. Nggak menantang brand bikin konten belasungkawa untuk menunjukkan keprihatinan, tapi kalau produk atau servisnya gak relevan, buat apa memaksakan?,” ujar Pribadi Prananta.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa materi belasungkawa merupakan ranah corporate communication yang berkaitan dengan corporate image. Dan bukan wilayah brand marketing, terutama untuk produk yang relevansinya jauh.

Namun, ucapan tersebut telah dihapus oleh Choco Mania. Dan baru-baru ini, mereka kembali mengunggah ucapan belasungkawa yang sudah diperbaiki. Berwarna abu tanpa logo dan tagline produk. Bagaimana menurutmu guys?

Back to top button