Rizieq Shihab Jual Mahal saat Mahfud MD mau Silaturrami

Abadikini.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengaku bahwa dirinya sempat berniat untuk melakukan silaturrahmi dengan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS).

Hal itu dikatakan Mahfud MD melalui akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, Sabtu (13/12).

Mahfud mengatakan, sebelum HRS pulang ke Indonesia, dia sempat mengundang tim hukum HRS untuk bertemu.

Saat itu, tutur Mahfud, ia menyampaikan kepada tim hukum HRS agar diatur tempat pertemuan guna silaturrahmi. Mahfud ingin bertemu dengan HRS di tempat netral.

“Penjelasan: Sebenarnya, malam sebelum MRS (Muhammad Rizieq Shihab) mendarat, tanggal 9/11/2020 jam 19 saya mengundang Tim Hukum MRS (Sugito dan Ari), saya ngajak diatur silaturrahim di tempat netral untuk berdialog dengan MRS untuk menjaga negara dan umat bersama-sama demi kebaikan rakyat dan umat,” kata Mahfud.

Namun kubu HRS justru jual mahal. Mereka ingin silaturrahmi jika tahanan teroris dilepas semuanya.

“Tapi apa jawabnya? Hari pertama dia berpidato lantang, mau rekonsiliasi dengan syarat pemerintah membebaskan terpidana teroris, melepas tersangka tindak pidana dengan nama-nama ttt,” kata Mahfud.

Sikap HRS yang jual mahal itu membuat pemerintah akhirnya bersikap tegas hingga menolak upaya rekonsiliasi yang ditawarkan HRS.

“Loh, belum silaturrahim sudah minta syarat tinggi. Maka saya tegaskan, Pemerintah tak berencana rekonsiliasi dengan MRS,” tegas Mahfud.

Baca Juga

Back to top button