Trending Topik

Tensi Politik Pilkada Kota Medan Meningkat, Pendukung Bobby Nasution Diitimidasi

Abadikini.com, MEDAN – Tensi politik menjelang Pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota (pilwakot) Medan, Sumatera Utara kian meningkat. Pendukung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Medan, Bobby Nasution-Aulia Rachman mendapat intimidasi dari pihak tertentu. Tercatat ada 10 kepala keluarga (KK) yang diancam akan dicabut kartu BPJS Kesehatan-nya jika tidak menurunkan spanduk dukungan Bobby-Aulia.

Mengutip dari Beritasatu.com, Ancaman itu diketahui saat Bobby melakukan blusukan ke pemukiman warga di Jalan Karya, Gang Karang Sari, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Medan, Jumat (23/10/2020). Ketika menyapa masyarakat, langkah menantu Presiden Joko Widodo ini terhenti saat seorang perempuan tua dari keluarga tak mampu yang menangis di hadapannya.

Kasiem adalah nama wanita tua tersebut. Wanita berusia sekitar 60 tahun ini bersama anak-anaknya menangis sesenggukan, dan mengungkapkan ancaman yang pernah dialaminya. Kasiem merasa sedih, apalagi di masa tuanya, dirinya yang sudah sakit-sakitan, justru menerima perlakuan tidak menyenangkan.

“Mohon dibantu kami, Nak. Saya orang yang tidak mampu. Ada seorang wanita muda mengancam saya, akan menarik kartu BPJS Kesehatan keluarga kami jika tidak menurunkan spanduk Bobby-Aulia yang ada di depan rumah, padahal, kami tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk itu,” ujar Kasiem kepada Bobby.

Bobby terharu mendengar tangisan itu dan langsung memeluk Kasiem. Bobby berusaha menenangkan suasana batin perempuan tersebut. Bobby mengaku sangat menyesalkan adanya bentuk intimidasi itu, apalagi yang melakukan intimidasi ini seorang perempuan masih muda.

“Hal seperti ini tidak seharusnya terjadi. Semua pihak harus memberikan kesejukan. Kontestasi pilkada bukan untuk membangun permusuhan. Rakyat yang tidak mengetahui masalah jangan sampai dijadikan korban, apalagi jika menyangkut masalah kesehatan. Pilkada ini seharusnya dijadikan ajang dalam silaturahmi. Saya tidak setuju adanya intimidasi ini,” tegas Bobby.

Bukan hanya Kasiem, anaknya bernama Desi juga merasakan kesedihan itu. Persoalan ini terjadi berawal dari mereka yang meminta tolong agar kartu KK bisa dipecah. Keluarga tidak mampu ini minta tolong kepada seorang perempuan muda kader salah satu partai.

“Saat itu, dia menanyakan soal spanduk Bobby Nasution yang terpasang di depan rumah. Katanya, kalau pasang spanduk PDIP biar kita cabut BPJS-nya. Setelah itu, saya sampaikan hal ini ke Mamak,” ungkap Desi.

Sumber Berita
Beritasatu.com

Baca Juga

Back to top button