Trending Topik

Pollycarpus Meninggal Dunia setelah Melawan Covid-19 selama 16 Hari di RSPP

Abadikini.com, JAKARTA – Mantan terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib, Pollycarpus Budihari Priyanto meninggal hari ini di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan, Sabtu (17/10).

Kabar meninggalnya Pollycarpus didapatkan melalui mantan pengacaranya, Wirawan Adnan.

“Berpulang hari ini pukul 14.52,” kata Wirawan ketika dihubungi.

Wirawan mengatakan mendapatkan kabar itu dari istri Pollycarpus, Yosephine Hera Iswandari. Wirawan mengatakan Pollycarpus meninggal karena Covid-19.

“Polly sudah dirawat di Rumah Sakit selama 16 hari. Karena C19, telah 16 hari berjuang melawan Covid-19,” kata dia.

Pollycarpus ditetapkan sebagai tersangka pada Maret 2005, setahun setelah kematian sang aktivis dalam penerbangan Jakarta-Belanda.

Pollycarpus terlibat dalam kasus misterius yang disebut Tim Pencari Fakta (TPF) Munir sebagai “pemufakatan jahat” atau konspirasi pembunuhan yang melibatkan lebih dari satu orang. Pembunuhan itu diduga dilakukan Pollycarpus dengan memasukkan racun arsenik ke minuman Munir saat transit di bandara Changi, Singapura.

Kala itu, Pollycarpus yang merupakan pilot Garuda tersebut menumpang pesawat Garuda Indonesia kelas bisnis yang sama dengan Munir. Dia sempat bertukar kursi dengan Munir sebelum kematiannya.

Usai pertemuan keduanya, Munir meninggal dalam penerbangan menuju Amsterdam, diyakini karena keracunan arsenik. Pembunuh diduga memasukkan racun melalui jus jeruk yang diminum Munir sebelum pesawat lepas landas.

Baca Juga

Back to top button