Trending Topik

Pihak Istana Serahkan Pada Penegak Hukum Soal Rencana Habib Rizieq Akan Pulang Ke Indonesia Untuk Memimpin Revolusi

Abadikini.com, JAKARTA – Pihak Istana melalui Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ade Irfan Pulungan enggan merespos rencana revolusi yang di gaungkan sang orator pada demo penolakan UU Cipta Kerja di Jakarat, Selasa (13/10/2020) kemarin.

Ia bahkan menyerahkan kepada penegak hukum terkait wacana kepulangan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab untuk memimpin revolusi.

“Biarkan kepada penegak hukum saja yang menilai ucapan itu,” kata Ade kepada Selasa (13/10/2020).

Menurut Ade aparat penegak hukum memiliki kewenangan tersendiri untuk menafsirkan upaya tersebut.

“Apakah memenuhi unsur delik dalam pidana kan, kita serahkan kepada aparat penegak hukum saja,” kata mantan Direktur Bidang Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Ma’ruf itu.

Sebelumnya, FPI menyatakan Rizieq Shihab diperbolehkan pulang ke Indonesia setelah Pemerintah Arab Saudi mencabut cekalnya. Rizieq pun diklaim siap memimpin revolusi untuk menyelamatkan Indonesia.

Rizieq diketahui telah berada di Arab Saudi sejak meninggalkan Indonesia pada April 2017, atau seminggu sebelum ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan konten pornografi bersama Firza Husein.

Ia sempat menuding statusnya yang tidak bisa pulang ke Indonesia diduga karena ada negosiasi antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi.

Kabar kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia pun digaungkan sang orator demo 1310 menolak Omnibus Law Cipta Kerja dari atas mobil komandi di sekitar Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10) sore.

“Rizieq akan pulang ke Indonesia untuk memimpin revolusi di NKRI,” kata orator.

Meski demikian, orator tak menjelaskan kapan Rizieq akan pulang ke Indonesia. Orator hanya menjelaskan bahwa proses perundingan dengan pihak otoritas Saudi terkait pemulangan Rizieq sudah rampung.

“Tanpa bantuan rezim zalim ini, akhirnya terdapat kejelasan dan titik terang terkait kepulangan Habib Rizieq,” kata orator.

Lebih lanjut, Orator menjelaskan bahwa Rizieq tidak memiliki kesalahan apapun selama tinggal di Saudi. Ia menyatakan kini Rizieq hanya tinggal menunggu proses administrasi dan mengurus tiket pesawat untuk kembali ke Indonesia.

“DPP FPI dan umat Islam Indonesia menyampaikan terima kasih, kepada pemeirnah Saudi dan semua pihak yang ikut andil membantu Imam Besar Habib Rizieq,” kata orator.

Baca Juga

Back to top button