Perankan Cleopatra Ratu Mesir, Gal Gadot Banjir Hujatan Gara-gara Wanita dari Israel

Abadikini.com, JAKARTA – Artis cantik pemeran film Wonder Woman, Gal Gadot terus melebarkan sayapnya dalam berbagai judul film.

Dan yang terbaru, Gal Gadot terpilih memerankan Ratu Mesir “Cleopatra” dalam proyek film terbaru Paramount Pictures bersama sutradara Patty Jenkins. Selain berakting, wanita asal Israel tersebut juga bertindak sebagai produser di bawah naungan Pilot Wave Pictures.

Namun sayangnya tidak semua pihak setuju dengan pemilihan Gal Gadot sebagai Cleopatra. Pasalnya, banyak yang mengritik dan bertanya-tanya kenapa peran ikonik sang Ratu Mesir diberikan kepada Gal Gadot.

Banyak netizen yang menilai peran tersebut seharusnya dimainkan seseorang dari ras lain, misalnya keturunan Mesir, Arab atau Afrika Utara agar penggambaran Cleopatra lebih akurat.

Seperti yang kita ketahui, Gal Gadot berkebangsaan Israel dan dari ras kaukasia.

“Sangat banyak artis berdarah Arab (atau Mesir) yang berbakat di Hollywood. Setidaknya cari dulu aktris keturunan Mesir untuk peran itu daripada langsung memberikannya kepada zionis,” ujar salah satu netizen.

Sebelum proyek “Cleopatra” versi Gal Gadot, Sony Pictures bersama produser Amy Pascal dan Scott Rudin telah berusaha mengembangkan adaptasi soal Ratu Mesir itu selama bertahun-tahun dari biografi karya Stacy Schiff.

Proyek film itu sempat memunculkan nama aktris-aktris terkenal seperti Angelina Jolie dan Lady Gaga untuk bermain sebagai Cleopatra.

Sebelum Gal Gadot, aktris yang pernah memerankan sosok Cleopatra dalam sejarah Hollywood adalah Elizabeth Taylor dan Claudette Colbert.

Melalui keduanya, Cleopatra digambarkan sebagai perempuan yang berhasil memikat Julius Caesar dan Mark Antony. Ia kemudian menjabat sebagai penguasa terakhir Kerajaan Mesir.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button