Heboh, Paguyuban Tunggal Rahayu di Garut Ubah Dasar Negara Pancasila dan Ciptakan Mata Uang Sendiri

Abadikini.com, GARUT – Komunitas Paguyuban Tunggal Rahayu di Garut, Jawa Barat mengubah lambang Garuda Pancasila ditambah menambahkan tambahan kata pada semboyan Bhineka Tunggal Ika.

Baca Juga

Hal ini bermula dari laporan beberapa orang yang diduga pernah menjadi anggota paguyuban tersebut mendatangi Kesbangpol Garut, Wahyudijaya.

“Beberapa waktu lalu sempat datang ke kita,” ucap Wahyu, Kepala Badan Kesbangpol Garut, seperti dikutip Abadikini.com dari detikcom, Jumat (11/9/2020).

Menurut Wahyu posisi kepala burung Garuda Pancasila yang seharusnya menengok ke arah kanan malah menghadap ke depan.

Kemudian ada dua lambang Pancasila yang juga diubah oleh paguyuban ini. Pada lambang asli ada gambar padi kapas, kepala banteng, pohon beringin, rantai dan bintang. Lalu berubah menjadi bulatan yang berisi peta dunia dan tulisan ‘GARUDA BOLA DUNIA’

Selanjutnya pada kalimat Bhineka Tunggal Ika, juga mereka ubah dengan kalimat Bhineka Tunggal Ika Soenata Logawa.

Paguyuban Tunggal Rahayu yang dipimpin oleh Sutarman ini, juga menciptakan uang mereka sendiri dengan nominal yang berbeda-beda.

“Benar, itu dari mereka. (Nilai nominal) uangnya macam-macam,” ujar Wahyu, Kepala Badan Kesbangpol Garut.

Sekarang ini, Sutarman yang diduga pemimpin Paguyuban Tunggal Rahayu sudah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, ada beberapa fakta yang sudah terkumpul terkait paguyuban tersebut.

“Untuk yang sudah ada faktanya memang hanya terkait penipuan dan kita akan dalami soal itu,” ujar Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona.

Baca Juga

Back to top button