Pelaku Pemukulan Terhadap Habib Umar Assegaf Ditangkap Polisi

Abadikini.com, SOLO – Peristiwa penyerangan menimpa Habib Umar Assegaf dan keluarganya saat menggelar hajatan Midodareni (doa di malam sebelum akad nikah) yang digelar di Jalan Cempaka, Kecamatan Pasar Kliwon Kota Solo, Sabtu (8/8/2020) lalu.

Tiga orang dilaporkan menjadi korban tindakan brutal kelompok beratribut Islam tersebut. Habib Umar Assegaf (54 thn), Habib Hadi Umar (15 thn) dan Habib Husin Abdullah (57 thn) kini harus menjalani perawatan medis akibat luka-luka yang diderita.

Polresta Surakarta dibantu Polda Jateng telah menangkap 2 pelaku pengeroyokan Habib Umar Assegaf dan keluarganya.

“Pelaku diduga berjumlah puluhan orang, tertangkap 2 orang , tadi malam” kata Kapolresta Surakarta Kombes Andy Rifai di Mapolresta Surakarta, Senin (10/8/2020) malam.

Pelaku berinisial BD dan HD tersebut ditangkap Minggu Malam 9 Agustus 2020.

Saat ini polisi masih mengembangkan kasus tersebut. Polisi juga masih memburu para pelaku pengeroyokan lainnya.

“Pelaku yang lain masih dalam pengejaran,” kata Kapolresta Surakarta.

Penyerangan dilakukan lantaran massa mengira Habib Umar menggelar acara ghadir (perayaan kaum Syiah).

Kejadian bermula saat keluarga almarhum Habib Segaf Al-Jufri tersebut menggelar acara Midodareni (doa di malam sebelum akad nikah).

Tiba-tiba, digeruduk massa yang berpakaian muslim, bercelana cingkrang, dan mengenakan tutup kepala.

Massa yang disebut sebagai Kelompok Laskar tersebut mempertanyakan kegiatan yang sedang berlangsung di dalam rumah.

Gerombolan tersebut lalu berteriak-teriak “Allahuakbar, Bubar, Kafir”, bahkan ada yang mengatakan “Syiah bukan islam, Syiah musuh islam, darah kalian halal, Bunuh”.

Dalam situasi pengepungan oleh massa itu, polisi berusaha mengevakuasi Habib Umar Assegaf dengan mengendarai motor.

Sayangnya, Habib Umar dan dua keluarganya justru kena pukul saat keluar dari rumah itu. Sepeda motor yang dikendarai terjatuh karena diserang massa. Mereka mendapatkan sejumlah pukulan hingga harus dibawa ke rumah sakit.

Tak hanya itu, Kelompok Laskar juga merusak sejumlah mobil di lokasi hingga mengalami kerusakan cukup parah.

Baca Juga

Back to top button