Jika RUU HIP Berlanjut, FPI, PA 212, GNPF, Bang Japar Siap Angkat Senjata

Abadikini.com, JAKARTA – Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis mengatakan siap untuk menggerakkan massa besar dan menyatakan perang apabila pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) terus dilanjutkan.

Hal tersebut disampaikan dalam acara apel Ganyang Komunis di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2020).

“Beberapa waktu lalu kita datang ke DPR menyampaikan harapan supaya RUU HIP dibatalkan, dihentikan dan tidak pernah dibahas lagi,” ujar Sobri.

Sobri berujar siap mengerahkan seluruh pasukan dari FPI sebesar-besarnya untuk menghentikan pembahasan RUU HIP.

“Kalau ada orang, ada lembaga yang ingin merubah pancasila yang sudah disepakati agar segala ditindak hukum, bubarkan,” jelasnya.

Sobri menyuarakan seluruh anggota FPI dan peserta apel Ganyang Komunis untuk berperang dan angkat senjata berjuang agar tuntutan tersebut didengarkan.

“Apabila RUU HIP tidak juga dihentikan, dan juga inisiator tidak ditegakkan hukum, maka siap untuk turun kembali besar-besaran? Siap untuk perang?” tanya Sobri kepada peserta upacara yang dijawab dengan kata siap.

Bagi Sobri demo terkait RUU HIP merupakan sebuah jihad, maka dari itu ia juga mengajak para anggota FPI untuk merapatkan barisan bersatu padu untuk melawannya dan berjuang melawan komunisme.

“Segala macam hasutan dan fitnah mungkin akan betebaran. Maka kita harus menyatukan barisan kita. Siap berjuang? Siap berjihad? Takbir!” pungkasnya.

Dalam upacara apel yang bertajuk Ganyang Komunis tersebut juga dihadiri oleh PA 212, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), hingga Barisan Jawara dan Pengacara (Bang Japar).

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close