Andalkan Kecerdasan Buatan Buat Berita, Microshoft Pecat Puluhan Wartawan

Abadikini.com, JAKARTA – Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) Microshoft mengandalkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk membuat konten dan berita. Akibatnya, puluhan jurnalis dan pekerja editorial di Microshoft News dan organisasi MSN diberhentikan.

The Verge melaporkan, PHK adalah bagian dari dorongan yang lebih besar oleh Microshoft untuk mengandalkan kecerdasan buatan untuk mengambil berita dan konten yang disajikan di MSN.com, di dalam browser Microsoft;s Edge dan di berbagai aplikasi Microshoft News.

Banyak pekerja yang terpengaruh dari kebijakan ini adalah dari divisi Microshoft SANE (pencarian, iklan, Berita, Edge) dan dikontrak sebagai editor manusia untuk membantu memilih cerita.

“Seperti semua perusahaan, kami mengevaluasi bisnis kami secara teratur,” kata juru bicara Microshoft dalam sebuah pernyataan.

“Ini dapat menghasilkan peningkatan investasi di beberapa tempat dan dari waktu ke waktu, penempatan kembali di tempat lain. Keputusan ini bukan hasil dari pandemi saat ini,” ujarnya.

Microshoft menegaskan bahwa PHK ini tidak terkait langsung dengan pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung, bisnis media di seluruh dunia telah terpukul oleh pendapatan iklan yang merosot di TV, surat kabar, online dan banyak lagi.

Business Insider pertama kali melaporkan PHK pada hari Jumat, dan mengatakan bahwa sekitar 50 pekerja terpengaruh di AS.

Pengurangan pekerja Microshoft News juga mempengaruhi tim internasional. The Guardian melaporkan bahwa sekitar 27 orang diberhentikan dari pekerjaannya di Inggris setelah Microshoft memutuskan untuk berhenti mempekerjakan manusia untuk membuat artikel di laman-laman mereka.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button