Pemerintah Diminta Prioritaskan Sektor Pertanian Demi Cegah Bencana Kelaparan Akibat Covid-19

Abadikini.com, JAKARTA – Pemerintah diminta untuk prioritaskan juga sektor pertanian demi mencegah terjadinya bencana kelaparan akibat pandemi virus corona (Covid-19), seperti yang diperingatkan oleh FAO beberapa waktu yang lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) Romanus Ndau Lendong dalam webinar Keterbukaan Informasi Publik 2020 yang digelar Biro Humas dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian RI, Kamis  (21/5/2020).

“Perlu dukungan dana yang mencukupi dari negara terkait ketersediaan pangan. Karena seberapa lama pun PSBB diterapkan, tetapi masyarakat harus bisa makan,” kata Romanus, Kamis (21/5).

Menurut Romanus, jika pemerintah melalui Kementan tidak mencukupi dalam mengurus pangan bagi masyarakat Indonesia. Maka kata dia, dikhawatirkan dapat mengganggu produktivitas pertanian tentunya pada akhirnya akan berdampak pada terjadinya krisis pangan. Hal itu dia sangat berbahaya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dikhawatirkan setelah terjadinya krisis kesehatan, akan berdampak pada krisis sosial. Berbahayanya, jika krisis sosial ini tidak bisa ditangani secara baik yang ada akan menimbulkan krisis lain,” ujarnya.

Sebab, terang Romanus menegaskan, petani sebagai salah satu garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Untuk itu jangan sampai produksi pertanian jangan sampai terganggu di masa pandemi Covid-19 ini.

“Sektor pertanian adalah sektor penting bagi negara. Kalau APD dan alat-alat kesehatan digunakan untuk orang yang terdampak Covid-19, tetapi apabila kekurangan pangan, semua masyarakat juga turut berdampak,” tegasnya.

Sementara, pada kesempatan itu, Kepala Biro Humas dan Informasi publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan bahwa, saat ini pemerintah senantiasa terus aktif membantu komunitas petani yang terdampak Covid-19 dengan berbagai program.

Menurutnya, saat ini ada agenda sektor pertanian yang bersifat emergency, jangka menengah dan jangka panjang. Hal tegas Kuntoro, sesuai dengan arahan dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam rangka menangani dampak pandemi Covid-19.

“Masyarakat tidak perlu panik dan khawatir soal ketersediaan pangan. Ini adalah tanggung jawab yang harus dijaga dengan baik, karena sektor pertanian sangat vital akan kepentingan pangan masyarakat serta ekonomi bangsa,” tegas Kuntoro.

Baca Juga

Back to top button