Kisah Peggy Melati Sukma Protes ke Tuhan Hingga Akhirnya Ganti Nama Menjadi Khadijah

Abadikini.com, JAKARTA – Seperti yang diketahui sebelumnya, Peggy Melati Sukma yang telah berganti nama menjadi Khadijah sempat dikenal sebagai artis papan atas dengan bayaran cukup mahal. Berjaya di zaman emasnya dulu, kini Khadijah telah hijrah dan mengenakan hijab. Dia memutuskan mundur dari dunia hiburan yang telah membesarkan namanya.

Setelah hijrah, Peggy Melati Sukma beberapa kali masih tampil di televisi dengan tujuan berdakwah. Nama Khadijah itu sendiri diberikan oleh seorang guru Khadija, alim ulama asal Australia pada empat tahun lalu. Selain Khadijah, guru besar itu juga menyematkan nama Sumayah kepadanya.

“Khadijah adalah istri dari Rasulullah SAW, saya disuruh mengambil pelajaran besar dari beliau. Saya menjadi janda dan kemudian saya berhijrah, dikenal dengan aktivitas sosial dan berkiprah lalu saya diminta untuk mempelajari kisah Khadijah oleh salah satu guru dimana waktu itu saya juga belajar dan nama itu pada waktu itu disematkan ke saya,” cerita Khadijah.

Khadijah sendiri mengaku tidak pernah mempublikasikan pergantian namanya dari Peggy Melati Sukma menjadi Khadijah. “Kemudian tidak bisa dihindari ketika range dakwah saya makin luas, termasuk negara-negara berbasis Arab, pada periode ini saya mulai mengenalkan diri sebagai Khadija, kalau mengenalkan Peggy abis itu orang susah menyebutnya. Akhirnya saya memperkenalkan diri Khadijah lebih gampang,” jelas Khadijah.

Khadijah menjelaskan proses hijrahnya yang sempat mengalami berbagai ujian. Ketika berada di puncak kesuksesannya, Khadijah merasa tidak tenang. Dia pun memutuskan menikah dengan Wisnu Tjandra, Direktur Bank Arta Graha setelah berkenalan satu bulan lamanya pada tahun 2007. Sayangnya, pernikahan itu harus kandas 14 November 2011.

“Padahal saya sudah dalam masa ketidaktenangan jiwa dan kodarullah masuklah periode menikah,” cerita Khadijah. “Kenal hanya satu bulan dan kemudian saya menikah. Kodarullah juga ini menjadi gong sebetulnya dari proses hijrah,” lanjut Khadijah.

“Kemudian saya bilang sama Tuhan ‘ya Allah kenapa ya hidup saya begini?’ pada saat saya merasa¬†feel of Allah, teringat kembali pada Allah saat itu nggak langsung, ada juga rasa kok Allah gini sih sama saya katanya Allah Maha Kasih dan Sayang, kok saya nggak pernah tenang, pernikahan saya gagal, terus perusahaan saya goncang, bersamaan dengan itu saya sakit. Ditemukan saya menderita suatu penyakit yang nggak ada obatnya,” pungkas Khadijah.

Back to top button