Hoeness Prediksi Bursa Transfer Pemain Bakal Lesu Akibat Corona

Abadikini.com, JAKARTA – Dunia sepakbola saat ini sedang tergunjang dengan pandemi virus Corona COVID19. Hampir semua kompetisi di dunia ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Dengan ditundanya kompetisi tentu pemasukan klub sepakbola jadi terkena imbasnya. Padahal penjualan tiket dan sponsor serta hak siar merupakan pemasukan utama sebuah klub.

Mantan Presiden Bayern Munich, Uli Hoeness memperkirakan, bursa transfer pemain akan lesu akibat dari Corona. Ia bahkan memperkirakan tidak akan ada transfer dengan nilai lebih dari €100 juta (sekitar Rp1,7 triliun).

“Semuanya akan jatuh bangun dengan fakta jika kita melanjutkan kompetisi,” kata Hoeness dikutip dari ESPN via VIVA.

“Pertandingan tanpa penonton masih ada pemasukan dari hak siar televis. Dan jika hal ini terjadi, maka tidak ada masalah untuk musim 2019/2020. Tetapi jika tidak bermain sampai Natal, seperti yang diprediksikan, maka seluruh liga akan terancam,” tambahnya.

Hoeness masih percaya sepakbola akan bangkit dari keterpurukan. Namun, ia tidak yakin akan ada transfer mahal.

“Situasi saat ini adalah ancaman, tetapi juga kesempatan untuk merubah,” jelasnya.

“Kita tidak bisa mendiktenya. Tapi nilai transfer lebin €100 juta hanya akan menjadi cerita masa lalu,” katanya.

Sementara itu, beberapa klub di Bundesliga sudah melalukan pemotongan gaji pemain demi keberlangsungan hidup klub. Sebut saja, Borussia Monchengladbach, Borussia Dortmund dan Union Berlin telah sepakat melakukan pemotongan gaji kepada para pemain, ofisial dan staf.

Rekor pemain termahal saat ini masih dipegang oleh pemain Paris Saint-Germain (PSG), Neymar. Saat PSG mendatangkan Neymar dari Barcelona, nilai transfernya mencapi  €222? juta (sekitar Rp3,9 triliun) tahun 2017 lalu.

Musim lalu, Real Madrid mendatangkan Eden Hazard dari Chelsea juga dengan nilai transfer yang cukup besar. Kabarnya Madrid mengeluarkan uang sebesar  €100 juta (sekitar Rp1,7 triliun) untuk Hazard.

Topik Berita

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button
Close