Seorang Remaja Tewas Akibat Tawuran di Tanjung Priok

Abadikini.com, JAKARTA –  Tawuran antarremaja terjadi kolong tol Jalan Warakas VI, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (18/3). Dalam peristiwa itu, seorang remaja berinisial MHM (14) meninggal karena luka bacok.

Kapolsek Tanjung Priok Komisaris Budi Cahyono mengatakan aksi tawuran itu bermula saat korban sedang bermain futsal bersama teman-temannya.

“Tiba-tiba kelompok korban MHM dan kawan-kawan ditimpuk sehingga terjadilah bentrok,” kata Budi dalam keterangannya, Selasa (24/3).

Dalam bentrokan tersebut korban terluka di bagian perut. Usai aksi tawuran itu, korban dibawa oleh warga di sekitar lokasi ke rumah sakit. Korban, kata Budi, sempat mendapatkan perawatan namun akhirnya meninggal dunia.

Keluarga korban kemudian membuat laporan ke Polsek Tanjung Priok. Polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap pelaku. Dari hasil pemeriksaan, disampaikan Budi, korban dan pelaku ternyata saling mengenal satu sama lain.

Aksi tawuran itu terjadi saat para remaja itu semestinya melaksanakan kegiatan belajar di rumah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memutuskan menutup sekolah-sekolah di ibu kota selama dua pekan sejak Senin (16/3). Keputusan ini sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona.

Menurut Budi, aksi tawuran itu salah satunya disebabkan karena kurangnya pengawasan oleh orang tua terhadap anaknya.

“Anak-anak ini harusnya di rumah malah cari kegiatan sendiri, jadi ini tawuran buat hiburan. Ini buat hiburan mereka lah. Kurang pengawasan orang tua,” tuturnya.

Pelaku disangkakan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan orang lain meninggal. (cnn indonesia)

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close