Daegu, Kota Bukit di Korea Selatan yang Terjangkit Virus Corona

Abadikini.com,JAKARTA – Kepanikan melanda Korea Selatan ketika wabah virus corona mulai masuk Daegu, kota terbesar keempat di Negeri Ginseng setelah Seoul, Busan, dan Incheon.

Di tengah kota berpopulasi 2,5 juta orang itu, setidaknya 204 orang dilaporkan terjangkit virus corona.

Dengan demikian, total 346 orang terinfeksi virus corona di Korea Selatan, menjadikan Negeri Ginseng sebagai negara dengan kasus Covid-19 terbanyak kedua setelah China.

Kedutaan Besar RI untuk Korea Selatan pun mengimbau seluruh warga negara Indonesia tidak mengunjungi Kota Daegu jika berwisata ke Korsel di tengah wabah virus corona.

Daegu memang punya beberapa daerah wisata andalan. Nama Daegu sendiri dalam bahasa Indonesia bisa diartikan Bukit Besar.

Mencerminkan namanya, Daegu terletak di basin yang dikelilingi pegunungan, yakni Palgong-san di utara, Biseul-san di selatan, kaki bukit Gaya-san di barat, dan satu deretan bukit kecil di timur.

Tak hanya gunung, kota seluas 884,15 kilometer persegi ini juga diapit aliran sungai Geumho dan Nakdong.

Iklim di Daegu pun terbilang teduh dan hanya berjarak sekitar 278 kilometer dari tenggara Ibu Kota Seoul sehingga banyak turis berwisata ke kota tersebut.

Salah satu situs wisata di Daegu. (Istockphoto/Sanga Park)

Salah satu destinasi wisata paling terkenal adalah batu Buddha yang disebut Gatbawi di puncak Gwanbong. Selain itu, ada pula Palgong-san yang terkenal dengan batu gat, berbentuk seperti topi tradisional Korea Selatan.

Orang-orang dari seluruh penjuru negeri mengunjungi tempat itu karena mereka percaya bahwa Buddha akan mengabulkan keinginan yang dipanjatkan di tempat tersebut.

Daegu masuk ke dalam kategori provinsi di Korea Selatan, yang dipimpin oleh Wali Kota Kim Bum-il.

Kota metropolitan ini sempat menjadi pusat perekonomian Negeri Ginseng, dan terkenal dengan industri elektroniknya pada medio 1960-an hingga 1980-an. Namun saat ini, industri utama Daegu adalah tekstil, logam, dan mesin.

Kualitas apel yang dikembangkan di Daegu juga sudah dikenal di wilayah Asia Timur. Daegu bahkan mendapat julukan layaknya Malang, yakni Kota Apel karena buah apel yang berlimpah dan berkualitas.

Kota ini juga semakin terkenal setelah sempat menjadi tuan rumah empat pertandingan Piala Dunia 2002.

Daegu juga merupakan pusat lalu lintas kereta api pedalaman Korea. Jalur kereta api utama yang melintasi daerah ini adalah Gyeongbu Line.

Stasiun kereta api terbesar di kota itu, Stasiun Dongdaegu, merupakan tempat lalu lintas penumpang terbesar kedua di Korsel setelah Stasiun Seoul.

Akses ke daerah itu juga mudah karena ada kereta cepat dari Seoul ke Busan yang melewati Daegu dengan durasi perjalanan hanya sekitar 1 jam.

Tak hanya kereta, Daegu juga bisa diakses dengan kendaraan bermotor dan pesawat terbang dari dalam maupun luar Korsel.

Sumber Berita
CNN Indonesia
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close