Tohap Silaban Cekik Polisi Saat Ditilang Rupanya Aktivis, Dites Urine Negatif, Mungkinkah Dia Darah Tinggi?

Abadikini.com, JAKARTA – Tohap Silaban, pengemudi mobil yang mengajak duel anggota Patroli Jalan Raya (PJR) di Tol Angke 2, adalah seorang aktivis. Usut punya usut, Tohap Silaban juga pernah aktif sebagai relawan Joko Widodo (Jokowi).

Saat dimintai konfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengaku tidak mengetahui apakah Tohap Silaban adalah seorang relawan Jokowi.

“Saya tidak mendapatkan informasi kalau itu. Tapi, informasinya, yang bersangkutan bekerja di biro jasa,” ujar Yusri saat dihubungi detikcom, Sabtu (8/2/2020).

Tohap Silaban ditangkap polisi. / detik

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi membenarkan Tohap Silaban adalah seorang aktivis.

“Iya, yang bersangkutan aktivis,” tutur Arsya.

Polisi melakukan tes urine terhadap Tohap Silaban, pemobil yang mengajak duel anggota Patroli Jalan Raya (PJR) di Tol Angke 2. Apa hasilnya?

Arsya mengatakan tes urine dilakukan untuk mengetahui apakah Tohap Silaban dalam kondisi terpengaruh obat-obatan. Hasil cek urine dipastikan Tohap Silaban negatif narkoba.

“Cek urine, hasilnya negatif obat berbahaya,” kata Kompol Arsya kepada wartawan di Polres Jakarta Barat, Jl S Parman, Jakarta Barat, Sabtu (8/2/2020).

Arsya mengatakan pihaknya saat ini masih memeriksa intensif Tohap Silaban. Kepada polisi, Tohap Silaban mengungkap alasan dirinya melawan polisi saat ditilang pada Jumat (7/2/2020) lalu.

“(Alasannya) emosi,” kata Arsya.

Sumber Berita
detikcom
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close