Mendagri BEM Unesa 2017 Menjabat Sekretaris Desa di Lamongan, Kepo Ya?

Abadikini.com, LAMONGAN – Lagi-lagi, pos penting di tingkat desa/kelurahan diisi oleh kalangan milenial, tak disangka seorang Sekretariat Desa masih berumur 25 tahun dan baru lulus dari masa kuliahnya. Hal ini menjadi penyemangat dan penyeimbangan baik pemikiran gagasan dan kinerja yang lebih lengkap.

Tepat pada Desa Lembor, Kec. Brondong, Kab. Lamongan terjadi pengambilan sumpah dan pelantikan Sekretaris Desa (Sekdes). Dan langsung dilantik oleh Kepala Desa (Kades) di Balai Desa Lembor. Sekdes baru tersebut bernama M. Afiq Luthfil Hadi biasa disapa akrab Afiq Cembik.

Afiq menceritakan, ia bisa mengisi pos penting pemerintah tingkat desa melalui proses pendaftaran dan ujian tes tulis yang diwadahi Tim Pengangkatan Perangkat Desa Lembor dengan diketuai oleh Mas’ud Asvali dan 4 anggota lainnya.

“Dari hasil pendaftaran tersebut, saya dengan 3 orang lainnya terverif untuk mengikuti tahap seleksi selanjutnya. Dari situ, 4 orang itu termasuk saya kemungkinan paling muda sendiri umurnya. Alhamdulillah setelah dilakukan ujian tes tulis pada (26/12) hasil nilai saya tertinggi. Kemudian diajukan ke Kepala Camat untuk segera melakukan pelantikan pada Pemerintah Desa Lembor,” ungkap Afiq saat dihubungi awak media via WA. Kamis, (02/1/2020).

Tak hanya itu, Afiq yang juga dikenal masyarakat disana merupakan salah satu Warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) turut aktif melakukan pembangunan kemajuan di desanya. Afiq diketahui lolos ujian tesnya dengan 6 materi yakni, Pancasila & UUD 1945, pemerintahan & pemerintah desa, pengetahuan agama, pengetahuan umum, administrasi perkantoran, dan komputer/teknologi informasi.

Perlu diketahui, jabatan Sekdes kosong ini disebabkan, Sekdes yang lama, kini menjabat sebagai PNS di pemerintahan Kecamatan Brondong. Jadi dengan kekosongan jabatan Sekdes, Kepala Desa segera membentuk Tim Pengangkatan Perangkat Desa tersebut, kemudian melakukan sosialisasi dan berjalan selama 1 bulan.

Dengan jabatan barunya, Afiq menjelaskan, perannya sebagai Sekdes, lebih condong ke Top Manager dalam kesekretariatan pemerintahan desa. Top manager ini mengkoordinir teman-teman Kepala Seksi (Kasi) Kepala Urusan (Kaur) melakukan kinerja pembangunan yang semakin intens untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

“Tentu saya yang masih muda ini, butuh partisipasi menyeluruh baik itu dari Pemdes sendiri dan masyarakat desa bisa sama-sama menggaungkan arahan Kementerian Desa PDTT RI dan visi misi Kepala Desa Lembor.

Dengan harapan, saya yang baru menjabat bisa memberi ruang bagi semua masyarakat untuk mewujudkan impian bersama dan mampu bersaing dengan perkembangan Industri 4.0,” tutur Menteri Dalam Negeri Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Mendagri BEM Unesa) tahun 2017 tersebut.

Alumni Prodi S1 Pendidikan Tata Niaga Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (PTN PE FE) Unesa ini mengajak pemuda dan masyarakat melaksanakan peran dan kemampuannya masing-masing untuk bergerak bersama-sama, Desa Lembor menuju desa Surga (Semua Untuk Warga). Semoga terealisasikan.

Back to top button