Muswil PBB Banten Terindikasi Aroma Money Politik

Abadikini.com, SERANG – Musyawarah Wilayah ke IV Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Banten baru saja selesai dilaksanakan. Dalam prosesnya terjadi pemilihan calon Ketua DPW PBB Banten yang dilakukan dengan cara One Man One Vote.

Ketua DPP Bidang Pemuda dan Mahasiswa Azanil Kelana menilai model pemilihan One Man One Vote bisa terindikasi para calon Ketua mengunakan politik uang (money politik). Pasalnya kata Azanil Kelana proses pemilihan itu melenceng dari arahan yang disampaikan oleh Sekjen PBB Afriansyah Noor saat pembukaan Muswil IV kemarin, Sabtu (30/11/2019).

“Peserta Muswil IV Banten mengunakan cara pemilihan dengan “sistem one man one vote” melenceng dari arahan Sekjen, yang menyarankan agar pemilihan dilakukan one man three vote, sehingga saya menilai proses pemilihan itu adanya aroma money politik dalam pemilihan Calon Ketua DPW tersebut,” kata Azanil Kelana saat dihubungi Abadikini.com, Ahad (1/12/2019).

Untuk itu, Azanil Kelana, akan menyampaikan hasil Muswil PBB Banten ke Ketum Prof Yusril Ihza Mahendra.

“Saya akan menyampaikan kepada Ketum, bahwa mekanisme Pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Propinsi Banten berjalan tidak fair dan ada indikasi kuat terjadinya jual beli suara, maka hasil perolehan suara tidak menjamin calon yang mendapat suara terbanyak akan dipilih sebagai Ketua DPW PBB Banten,” tegasnya.

“PBB ke depan akan di isi oleh pengurus yang patuh satu komando dengan Ketua Umum, oleh sebab itu jika dalam proses awal saja sudah keluar dari arahan Sekjend, maka akan menjadi awal dari ketidakpatuhan terhadap Instruksi maupun arahan DPP PBB,” pungkasnya.

Berikut Ini calon ketua DPW PBB Provisni Banten yang dilakukan dengan cara One Man One Vote dan menghasilkan perolehan suara sebagai berikut denga total 12 suara sah dan 2 suara tidak sah:

  1. Suciadji 3 suara.
  2. Chairul Umam 7 suara
  3. Jhonson 2 suara
  4. Abstain 1 suara
  5. Tidak sah 1 suara.

Topik Berita
Back to top button
Close