Ketemu di Paris, Nikita Mirzani Sebut Farhat Abbas Cuma Foto-foto Doang Sama Wanita Berkerudung

Abadikini.com, JAKARTA – Nikita Mirzani diketahui tengah asyik liburan di Paris, Prancis. Tak disangka, wanita 32 tahun itu malah bertemu dengan pengaacara Farhat Abbas.

Saat itu, Nikita tengah berbelanja di sebuah toko brand ternama dunia, Louis Vuitton dengan fasilitas VIP. Tiba-tiba saja, mantan istri Sajad Ukra itu melihat sang pengacara sedang bersama wanita berkerudung.

Berdasarkan unggahan Nikita Mirzani, ia mengungkap bahwa Farhat Abbas hanya berfoto-foto di depan gerai Louis Vuitton.

Hal ini dibeberkan sendiri oleh Nikita Mirzani melalui fitur Instastory-nya.

“Ketemu Farhat Abbas di Paris. Nyai mau belanja di LV pke VIP akses biar ga ngantri dan dilayani seperti princess,” tulis Nikita Mirzani, Jumat (13/9/2019).

“Sih Farhat cuma foto2 doang di dpn LVnya sama wanita berkerudung. Hahahahahaha Adeuh smp mules,” imbuhnya.

Instastory Nikita Mirzani Saat Liburan di Paris

Diketahui, Farhat Abbas tengah mendampingi bupati Banggai, Sulawesi Tengah, untuk hadir di markas PBB membicarakan tentang isu HAM ke Geneva, Swiss.

Tampaknya, Farhat melanjutkan perjalanannya ke kota mode dunia, Paris.

Aksi pelabrakan yang dilakukan oleh Nikita Mirzani kepada Elza Syarief di acara Hotman Paris Show beberapa waktu lalu nyatanya berbuntut panjang dengan adanya aksi saling lapor ke polisi.

Yang menarik, Farhat Abbas malah sengaja terlibat dalam perseteruan Nikita dan Elza Syarief. Ya, mantan suami penyanyi lawas Nia Daniaty itu terang-terangan membela Elza Syarief.

Farhat, melalui akun Instagram pribadinya, kerap melontarkan kecaman dan ketidaksetujuannya terhadap aksi pelabrakan Nikita Mirzani saat itu.

Bahkan Farhat sempat mengancam bakal membawa kasus Nikita Mirzani dan Elza Syarief hingga ke markas PBB.

“Dari Geneva PBB, suara Bu Elza Syarief kami sampaikan, hukum tanpa tebang pilih tegakkan selalu,” tulis Farhat dalam postingan tersebut.

“Saya berharap penghargaan atau penghormatan hak asasi manusia dimulai dari Indonesia ya. Para orang-orang terkenal dan para tokoh-tokoh itu harus hati-hati menjaga mulutnya karena menghina itu adalah merupakan penindasan terhadap hak asasi manusia,” ujar Farhat Abbas.

“Oleh karena itu, pemerintah Indonesia khususnya Pak Jokowi dan Bapak Kapolri untuk menghukum berat orang-orang yang menghujat di media sosial, penghinaan, dan menghina dengan cara-cara kekerasan baik fisik maupun psikis. Oleh karena itu kasus Ibu Elza Syarief ini dapat diproses dan segera ditangkap para pelaku-pelakunya. Dan dihentikan acara-acara televisinya. Dan mudah-mudahan tidak terjadi lagi terhadap siapa saja di Indonesia,” pungkasnya.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close