Fakta Baru di Kecelakaan Maut Nganjuk, Apa Aja Ya ?

Abadikini.com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Nganjuk-Madiun, Jawa Timur, Senin (9/9). Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit mobil Innova dengan Bus Mira.

Lima orang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut, tiga di antaranya meninggal dunia. Sejumlah fakta terungkap pasca kecelakaan di Nganjuk. Berikut ulasannya seprti dilansir dari merdeka:

DPO Kasus Narkoba

Korban selamat kecelakaan antara mobil Toyota Innova vs Bus Mira di Jalan Raya Surabaya-Nganjuk, Tohir Rohjana (22) ternyata merupakan DPO kasus narkoba. Tohir langsung dijemput oleh anggota Sat Narkoba Polres Ponorogo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tohir adalah DPO pengedar double L.

“Memang DPO kami. Kasus double L,” kata Kasat Narkoba Polres Ponorogo, Iptu Eko Murbiyanto.

Dia menjelaskan saat mengetahui ada kecelakaan di Nganjuk yang berpenumpang warga Ponorogo, diketahui dari nama dan foto persis dengan buronan.

“Kemudian petugas mengecek ke lokasi (Nganjuk). Kami ke rumah sakit Bhayangkara juga karena pelaku dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Dari situ, kata dia, petugas membawa Tohir karena memang sudah tidak terlalu mengalami luka yang cukup parah. Juga hasil tes urin menunjukkan pengguna pil double L.

Korban Ucap Candaan Berujung Maut

Sebelum kecelakaan nahas terjadi, korban sempat membuat lelucon yang berujung maut. Lelucon tersebut kemudian direkam di sebuah ponsel. Dalam video terdengar suara laki-laki yang berujar “iki gaweo cerito gik. Lek aku nabrak-nabrak (Ini buat cerita gik, kalau saya nanti nabrak-nabrak)”.

Kemudian, terdengar pula suara lain menimpali yang diketahui bernama Rizki Viko Abdillah warga Desa Banjarejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo.

“Gawekno aku cerita nabrak-nabrak” (Buatkan saya cerita kecelakaan),” sebutnya.

Tercium Bau Alkohol

Tercium bau alkohol di dekat korban kecelakaan di Nganjuk, Jawa Timur. Para korban, diduga mengkonsumsi minuman beralkohol sebelum kecelakaan terjadi.

“Jadi memang tercium bau alkohol,” kata Kanit Laka Sat Lantas Polres Nganjuk, Ipda Gino.

Nmaun belum diketahui apakah korban, sebelum kecelakaan, pulang dari melakukan dugem atau tidak. “Yang sebelum kejadian nahas itu melakukan dugem atau tidak masih kami selidiki lebih lanjut. Korban selamat sudah dites urin,” jelas Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanya Wiranta.

Topik Berita
Back to top button