Sebagian Listrik di Jabodetabek Sudah Pulih

Abadikini.com, JAKARTA – Sebagian jaringan listrik di Jabodetabek sudah mulai nyala kembali sore ini. Listrik padam sejak pukul 11.48 WIB akibat gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com yang dikutip Abadikini.com, listrik di Jagakarsa, Srengseng Sawah, Kebagusan, dan Lenteng Agung, Jakarta Selatan mulai menyala kembali pada pukul 17.40 WIB. Di saat yang bersamaan, wilayah Jatibening di Jakarta Timur dan Depok, Jawa Barat juga sudah menyala kembali.

Warga di Cinere, Cirendeu, Condet, Fatmawati, Kemang dan sebagian Kalibata juga melaporkan listrik sudah menyala. Apartemen Kalibata City dilaporkan sudah normal kembali sejak pukul 18.38 WIB.

Daerah Citayam di Depok, Cilebut dan Gunung Putri di Bogor, dan Ciledug di Tangerang dilaporkan masih padam pada pukul 17.30 WIB.

Perumahan Gaperi di Kelurahan Sukahati, Cibinong, Bogor masih padam selama hampir tujuh jam, sejak jam 12 siang tadi hingga hampir pukul 19.00 WIB. Listrik di perumahan Pondok Cilegon Indah (PCI) di Cilegon, Banten masih padam hingga pukul 19.00 WIB.

Berdasarkan keterangan PLN, pada pukul 17.30 PLN berhasil berhasil mengalirkan tegangan listrik ke Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Balaraja dan untuk selanjutnya menuju ke PLTU Suralaya agar dapat beroperasi secara bertahap mencapai kapasitas 2800 MW.

Selain itu dari GITET Gandul akan disalurkan ke PLTGU Muara Karang untuk memasok aliran listrik ke DKI Jakarta, diperkirakan bertahap hingga 3 jam untuk pulih secara keseluruhan.

Fokus PLN adalah mengirim pasokan ke PLTGU Muara Karang dan PLTGU Priok agar sistem DKI – Jakarta segera pulih.

“Saya selaku Plt Dirut PLN dan jajaran Direktur PLN memimpin langsung proses recovery dari pusat pengendali beban Sistem Jawa-Bali. Baik di Pusat maupun di Unit. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan kondisi pada hari ini, dan saat ini semua upaya dikerahkan untuk merecovery sistem Jawa -Bali secara keseluruhan, khususnya Area Jawa Barat, Banten dan DKI,” Ungkap Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani.

Sebelumnya PLN telah berhasil mengoperasikan PLTA Saguling dan PLTA Cirata yang berfungsi sebagai penstabil daya dan tegangan sekaligus untuk mengirimkan pasokan listrik dari Timur ke Barat menuju PLTU Suralaya. Melalui GITET Cibinong, Depok, Gandul, Lengkong, Balaraja dan Suralaya.

Dengan masuknya GITET Balaraja yang akan menuju ke PLTU Suralaya diperkirakan akan beroperasi secara bertahap hingga 6 jam ke depan untuk penormalan seluruh sistem Jawa Barat dan Banten.

Pemadaman yang dialami pelanggan listrik di Jawa Barat, Jakarta dan Banten berawal dari gangguan beberapa kali pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang.

“PLN telah melakukan upaya-upaya maksimal dan akan melakukan evaluasi internal untuk mencegah terulangnya kejadian hari ini,” tutup Inten.

Editor
Irwansyah
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button