Yusril: Anies-Sandi Harus Bisa Hentikan Proyek Reklamasi

abadikini.com, JAKARTA – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan, akan maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Pernyataan itu ia sampaikan usai menyaksikan serah terima jabatan Gubernur DKI Anies Baswesan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno dengan Pelaksana Tugas Harian Gubernur DKI Saefullah.

Yusril mengatakan, dirinya sengaja memberi kesempatan Anies maju dalam Pilgub 2017 lalu. Karenanya dia ingin maju di Pilpres 2019 sebagai gantinya.

“Saya sudah beri kesempatan pada beliau berjuang untuk maju dan saya tidak maju kan untuk gubernur DKI. Ya mudah-mudahan nanti saya maju untuk calon presiden 2019,” kata Yusril sambil tertawa di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2017).

Yusril berharap Jakarta menjadi lebih tenang setelah pelantikan Anies-Sandi. Jangan lagi ada kesewenang-wenangan di Jakarta terhadap rakyat kecil, termasuk penggusuran.

Pakar hukum tata negara itu menambahkan, Anies-Sandi saat ini perlu berkonsentrasi penuh untuk menghentikan reklamasi Teluk Jakarta. Apalagi sewaktu kampanye pasangan yang diusung Partai Gerindra dan PKS itu menggaungkan tolak reklamasi.

“Saya kira keduanya perlu konsentrasi lebih banyak dengan orang-orang yang paham tentang persoalan itu. Karena suatu proyek sudah dimulai dan menimbulkan dampak dan itu memerlukan langkah penyelesaian yang bijak supaya tetap membawa manfaat,” kata Yusril.

Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia itu mengaku siap menjadi penengah Anies-Sandi bila berbenturan dengan pemerintah pusat. Ia siap memberi jawaban bila Anies-Sandi bertanya atau sekadar konsultasi terkait reklamasi. (ak/cnn)

Baca Juga

Back to top button