Walikota Tidore Kepulauan Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan APBD 2017

abadikini.com, TIDORE – Walikota Tidore Kepulauan, Capt. H. Ali Ibrahim menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tidore Kepulauan Tahun anggaran 2017 kepada DPRD, Jumat (11/8/2017).

Penyampaian yang digelar dalam rapat Paripurna ke-11 masa pesidangan II Tahun 2017 ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Anas Ali dan dihadiri 18 anggota dari 25 anggota DPRD, bertempat di ruang Paripurna DPRD, Kelurahan Tongowai, Kecamatan Tidore Selatan.

Walikota Ali Ibrahim dalam pidatonya menyampaikan bahwa, target Pendapatan Daerah dalam rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2017 perlu disesuaikan sehubungan dengan adanya perubahan estimasi pada beberapa pos pendapatan daerah.

“Pendapatan Daerah dalam rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2017 disesuaikan menjadi Rp 788.502.701.410 dengan perincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan menjadi Rp 60.855.811.410 atau naik sebesar 33,67 persen serta Dana perimbangan direncanakan menjadi sebesar Rp 671.402.385.000 atau naik sebesar 2,53 persen dari APBD induk Tahun 2017 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah tidak mengalami perubahan dari sebelumnya” kata Ali.

Rancangan Perubahan Belanja Daerah direncanakan mencapai Rp 790.346.661.955. Jumlah tersebut menunjukan peningkatan 1,47 persen atau sebesar Rp 11.435.050.060 dari jumlah alokasi Anggaran Belanja Daerah yang ditetapkan dalam APBD tahun Anggaran 2017 sebesar Rp 778.911.611.895 dengan belanja tidak langsung berkurang sebesar 5,20 persen atau sebesar Rp 22.686.876.940, sedangkan pada belanja tidak langsung bertambah sebesar 9,87 persen atau sebesar Rp 34.121.927.000, tambahan belanja tersebut digunakan antara lain untuk belanja infrastruktur prasarana umum, pemberdayaan masyarakat, belanja urusan pendidikan dan kesehatan serta biaya operasional untuk mendukung kinerja penyelenggara pemerintah dan pelayanan masyarakat.

Sementara Perubahan Pembiayaan Daerah terdiri dari dua komponen penerima pembiayaan daerah dan pengeluaran pembiayaan daerah. Penerima pembiayaan berasal dari SiLPA tahun Anggaran 2016 yang besarnya dianggarkan pada APBD induk sebesar Rp 30.837.298.485 dan pada perubahan APBD 2017 hanya dianggarkan sebesar Rp 10.343.960.545 karena telah teralisasi pada semester pertama. Sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan digunakan untuk penyertaan Modal pada BUMD yang tidak mengalami perubahan dari sebelumnya.

Rapat paripurna ini juga dihadiri SE, Unsur Muspida, para Asisten dan Staf Ahli, serta pimpinan SKPD lingkup Kota Tidore Kepulauan. (g.ak)

Back to top button