Konflik Pilkada Puncak Jaya Belasan Rumah Dibakar dan Satu Orang Tewas

abadikini.com, JAYAPURA – Asap tebal nampak muncul dari belasan rumah yang dibakar di Kota Mulia, Ibu Kota Kabpuatne Puncak Jaya, Papua.
Sementara kedua kelompok, yaitu para pendukung pasangan calon bupati masih terus saling menyerang.

Seperti ditayangkan Fokus Malam Indosiar, Selasa (4/7/2017), bentrokan berawal dari serangan kelompok pendukung
paslon nomor urut 1 ke posko tim sukses, serta rumah honai tim pemenangan paslon nomor urut 3, pada Senin dinihari.
Bentrokan kemudian makin meluas. Mereka saling menyerang dengan panah dan parang.

Aparat kepolisian terpaksa melepaskan tembakan ke udara untuk menghalau bentrokan. Namun karena jumlah massa
yang sangat banyak, membuat aparat memilih mundur.

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, lokasi yang bergunung-gunung membuat aparat kesulitan
mengatasi keadaan. Karena itu polisi akhirnya bertindak tegas terhadap para provokator dari pendukung paslon
nomor urut satu dan dua.

Akibat bentrokan, seorang pendukung paslon nomor tiga tewas, sementara 17 rumah ludes dibakar. Hingga Senin
sore, suasana Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, masih mencekam.

Mahkamah Konstitusi memerintahkan KPU melakukan pilkada ulang di Kabupaten Puncak Jaya, karena diduga ada
kecurangan. Namun pelaksanaan pilkada terus terganggu karena terjadi bentrokan. (sp.ak)

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker