Mana Bisa Hanya 4 Orang Mahasiswa IMM Bisa Gulingkan Negara

abadikini.com, DEPOK – Anggota Tim Advokasi dari Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM), M Ihsan, menyesalkan tindakan polisi atas penahanan keempat orang aktifis mahasiswa IMM atas tuduhan pemufakatan makar dinilai berlebihan.

“Apa sih kekuatan mahasiswa buat negara ini terguling? Kecuali gerakan 1 juta mahasiswa. Ini cuma 4 orang, gimana mereka bisa menggulingkan negara?,” kata M Ihsan kepada awak media di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Sabtu (1/4/2017).

Menurut M Ihsan, Keikutsertaan mahasiswa dalam aksi 313 itu bukan sesuatu yang dilarang karena setiap warga negara berhak menyampaikan aspirasi.

“Kalau adik-adik ini mempersiapkan demo 313 dibilang kriminal, salah. Sering kan mahasiswa menggerakan demo, apa itu disebut makar? Polisi berlebihan. Lebay lah namanya masa menyiapkan demo dibilang makar. Demo kemarin saja nggak ada yang ditangkap, kenapa ini ditangkap?” tegasnya.

Adapun keempat orang anggota IMM yang diamankan polisi adalah Beni Pramula, Zainudin Arsyad, Eka Pitra dan Ferry. Keempatnya kata Ihsan juga sudah ditahan atas sangkaan pemufakatan makar.

“Mereka ditahan dengan tuduhan makar. Mereka ditangkap kemarin pagi, ini sudah lebih dari 24 jam. Jadi sudah ada sikap dari kepolisian, ditahan,” jelasnya.

Selain empat orang mahasiswa, di Mako Brimob Depok juga ditahan Sekjen FUI Muhammad Al-Khaththath dan empat orang tersangka pemufakatan makar lainnya yakni Zainudin Arsyad, Irwan, Veddrik Nugraha alias Dikho, dan Mar’ad Fachri. (sip.ak)

Baca Juga

Back to top button