Waspada Narkoba di Lingkungan Pesantren, Kepala BNN Suyudi Ario Seto Edukasi Sivitas Akademika Ummul Quro
Abadikini.com, BOGOR – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. Suyudi Ario Seto, S.H., M.Si., menyambangi Pesantren Ummul Quro di Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (28/11). Kunjungan ini bertujuan memberikan kuliah umum dan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada ratusan siswa dan mahasiswa, mengingat lingkungan pesantren tidak lepas dari ancaman narkoba.
Kepala BNN RI menegaskan bahwa upaya pencegahan adalah prioritas utama BNN, yang berusaha menutup katup-katup narkoba dari hulu.
“BNN selalu mengedepankan upaya pencegahan dan ini merupakan salah satu langkah yakni dengan berusaha untuk menutup katup-katup narkoba dari hulunya,” ungkap Kepala BNN RI dikutip, Minggu (30/11/2025).
Generasi Muda sebagai Agent Anti Narkoba
Dalam kesempatan tersebut, Suyudi Ario Seto menyoroti peran strategis generasi muda sebagai agent anti narkoba. Oleh karena itu, membekali mereka dengan informasi dan pengetahuan yang memadai adalah hal yang sangat penting.
“Kita berusaha bagaimana agar generasi muda tidak terkena narkoba karena ketidakpahaman dan ketidaktahuannya terhadap godaan narkoba yang diberikan oleh temannya,” jelasnya.
Kepala BNN RI juga mengingatkan bahwa narkoba saat ini memiliki kemasan yang beragam, mulai dari makanan hingga rokok elektrik (vape), menuntut para pelajar dan mahasiswa untuk lebih waspada dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia juga mencermati fenomena masuknya bandar narkoba ke dalam lingkungan kampus.
Ajakan Kontribusi dan Persatuan Melawan Narkoba
Kepala BNN RI berharap segenap sivitas akademika Ummul Quro dapat turut berkontribusi membantu BNN dalam upaya pencegahan.
“Kita bersatu melawan narkoba, ingat narkoba ada di sekeliling kita, tidak mengenal tempat karena tidak hanya di kota-kota besar tetapi juga di desa-desa,” tegasnya.
Sebagai penutup, ia berpesan agar para pelajar dan mahasiswa Ummul Quro dapat menjadi teladan yang baik bagi teman-temannya, saling mengingatkan, dan menguatkan agar tidak goyah terhadap godaan narkoba.



