Periode Kepemimpinan Bahlil Lahadalia, Partai Golkar Mengukir Sejarah Internasional
Abadikini.com, JAKARTA – Ketua DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional, Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, menegaskan Indonesia kini menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang dipercaya membawa suara kawasan melalui Partai Golkar. Komunitas internasional menilai Golkar sebagai representasi politik yang konsisten memperjuangkan kebebasan dan diplomasi berkeadaban.
“Di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk pertama kalinya Partai Golkar dipercaya sebagai representasi partai politik se-Asia Tenggara dan diterima sebagai anggota tetap dalam Gerakan Internasional untuk Pembebasan Bangsa-Bangsa,” kata Ngabalin dalam keterangannya Minggu (29/11/2025).
Ngabalin menjelaskan kepercayaan itu lahir dari komunikasi diplomatik yang dibangun Golkar di berbagai forum internasional. Melalui proses tersebut, ia ditetapkan sebagai Anggota Komite Tetap Gerakan Internasional For the Freedom of Nations, mewakili Indonesia sebagai bangsa yang memandang kebebasan sebagai martabat kemanusiaan.

Menurutnya, pengukuhan itu bukan penghormatan pribadi, melainkan bentuk apresiasi global terhadap Indonesia.
“Sejak awal, diplomasi Indonesia bukan perebutan pengaruh, tapi pendidikan antarbangsa menjembatani, bukan mendominasi,” ujar Ngabalin yang baru menerima gelar Visiting Professor of International Relations dari National Research Tomsk State University (TSU), Rusia.
Ngabalin menilai kepercayaan internasional terhadap Golkar juga tak lepas dari arah diplomasi Presiden Prabowo Subianto yang tegas namun bersahabat, serta menghormati martabat negara lain. Diplomasi tersebut, katanya, tumbuh dari nilai budaya dan kebijaksanaan Nusantara.
Gerakan Internasional For the Freedom of Nations sendiri lahir dari keyakinan bahwa setiap bangsa berhak hidup dalam kesetaraan.
“Diplomasi adalah proses belajar tanpa akhir. Untuk memahami dunia, manusia harus memahami dirinya terlebih dahulu,” ujar Ngabalin.
Ia menegaskan kehadiran Indonesia dalam forum tersebut menunjukkan komitmen bangsa untuk terus menjaga jembatan perdamaian dan kebebasan bagi umat manusia.

