Dari Diragukan Jadi Penguasa: Allegri Antar Milan Kembali Berkuasa
Abadikini.com, JAKARTA – Max Allegri kembali menunjukkan bahwa insting dan kecerdasan taktikalnya belum habis. Keraguan publik saat ia ditunjuk kembali sebagai pelatih AC Milan kini perlahan terjawab setelah Rossoneri merangkak naik ke puncak klasemen Liga Italia.
Milan meraih tiga poin penting saat menundukkan Lazio 1-0 pada Minggu (29/11) dini hari. Rafael Leao menjadi pahlawan berkat golnya pada menit ke-51, sementara Allegri justru harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat kartu merah di masa tambahan waktu. Momen itu tak mengganggu fokus tim yang terus menjaga keunggulan hingga laga berakhir.
Tambahan kemenangan tersebut membawa Milan mengumpulkan 28 poin, menyalip AS Roma yang masih menunggu laga kontra Napoli pada pekan ke-13. Posisi ini menjadi indikator bahwa Milan mulai menunjukkan stabilitas di bawah kendali Allegri.
Padahal, start musim ini tidak berjalan mulus. Rossoneri sempat tersandung dengan kekalahan 1-2 dari Cremonese pada pekan perdana. Namun setelah itu, transformasi permainan terjadi drastis. Selama 12 pertandingan berikutnya, Milan tampil nyaris tanpa cela dengan torehan delapan kemenangan dan empat imbang.
Yang paling menonjol, Milan mampu menundukkan seluruh rival langsung dalam persaingan Scudetto.
Napoli tumbang 1-2, AS Roma dihentikan 0-1, dan Inter Milan takluk dengan skor tipis 0-1. Catatan ini menjadi bukti bahwa Allegri tak hanya memperbaiki performa, tetapi juga mengubah Milan menjadi tim yang efektif dan sulit dikalahkan pada laga-laga besar.
Menariknya, kebangkitan Milan terjadi di tengah kondisi skuad yang berubah signifikan. Sejumlah pemain kunci seperti Tijjani Reijnders, Theo Hernandez, dan Pierre Kalulu memilih hengkang pada awal musim. Namun lubang itu cepat ditambal dengan kedatangan nama-nama berpengalaman seperti Luka Modric, Adrien Rabiot, dan Christophe Nkunku.
Meski komposisi skuad berbeda dari musim sebelumnya, Allegri mampu meracik formasi yang tetap kompetitif. Kombinasi pemain baru dan gaya pragmatis khas Allegri membuat Milan kembali menjadi kandidat kuat peraih Scudetto musim ini.



