Gerakan Pangan Murah Digelar Serentak di Tidore, Jaga Stabilitas Harga di Tengah Kenaikan Kebutuhan Pokok

Abadikini.com, TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Acara yang dipusatkan di samping IKM Tugulufa ini akan dilanjutkan di sejumlah kecamatan di Kota Tidore. Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi nasional yang dilaksanakan di 7.285 kecamatan se-Indonesia.
GPM ini menyediakan paket bahan pokok dengan harga terjangkau, berisi beras SPHP 5 kg, Minyak Goreng Kita 1 liter, dan gula pasir 1 kg, yang dijual seharga Rp70.000. Program ini disambut antusias oleh masyarakat, karena bertujuan membantu mereka memenuhi kebutuhan pokok di tengah harga yang tidak stabil.
Harga Pangan di Tidore Disebut Termurah se-Indonesia
Mewakili Wali Kota, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husain dalam sambutannya mengungkapkan bahwa ini adalah kali pertama masyarakat bisa mengikuti zoom meeting GPM secara langsung. Menurutnya, GPM adalah instruksi presiden yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
“Setelah dipantau melalui zoom, untuk harga per paket di pasar murah ini, Kota Tidore Kepulauan termasuk yang paling murah se-Indonesia, jadi ibaratnya membeli 1 karung beras SPHP dapat bonus gula pasir dan minyak goreng. Ini adalah bentuk perhatian dan komitmen Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga,” kata Taher Husain.
Taher menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan meringankan beban masyarakat. Selain pasar murah, akan ada juga kegiatan pangan gratis yang dijadwalkan kembali pada tahun 2026. “Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi Bapak Ibu, jangan dilihat jumlahnya, namun ini adalah komitmen Pemerintah Daerah untuk membantu Bapak Ibu,” pungkasnya.
Terselenggaranya kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara stakeholder Kota Tidore Kepulauan, Bulog, dan Bank Indonesia. Turut hadir perwakilan Forkopimda Kota Tidore Kepulauan dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).