PDIP Didorong Menjadi Oposisi di Pemerintahan Prabowo-Gibran

Abadikini.com, JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) didorong untuk mengambil sikap oposisi dalam pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Hal ini dinilai akan lebih menguntungkan bagi PDIP pada pemilu berikutnya.

Menurut Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, pengalaman PDIP sebagai oposisi selama masa kepemimpinan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjukkan bahwa berada di luar pemerintahan bisa meningkatkan dukungan terhadap partai tersebut.

“PDIP akan mendapatkan dukungan yang cukup besar pada pemilu berikutnya jika berada di luar pemerintahan,” ujar Andi seperti dikutip dari RMOL, Selasa (21/5/2024).

Andi Yusran, yang juga merupakan analis politik dari Universitas Nasional, menyatakan bahwa dukungan untuk PDIP akan berasal dari pemilih loyal partai serta kelompok pemilih yang antirezim.

“PDIP dengan pengalaman sebelumnya sebagai partai oposisi jika berada di luar pemerintahan dipastikan akan memberikan efek positif bagi keseimbangan kekuasaan politik di Indonesia,” kata Andi.

Dengan posisi oposisi, PDIP diyakini akan mampu memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan kekuasaan dan memberikan pengawasan yang efektif terhadap kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran. Hal ini juga dianggap akan menguntungkan bagi demokrasi di Indonesia dengan adanya kontrol yang lebih kuat terhadap pemerintah.

Baca Juga

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker