Polisi Amankan Curanmor Berkedok Debt Collector

Abadikini.com, PROBOLINGGO – Satreskrim Polres Probolinggo, Jawa Timur, meringkus tiga  pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus berpura-pura sebagai debt collector. Masyarakat juga diimbau waspada dengan modus tersebut.

Melansir beritasatu, ketiga pelaku adalah AM warga Kecamatan Paiton, MB warga Kecamatan Pajarakan, dan MM warga Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Mereka ditangkap setelah berupaya merampas motor milik NH, warga Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Saat kejadian, NH tengah mengendarai motornya bersama anaknya.

Kasatreskrim Polres Probolinggo Iptu Putra Adi Fajar Winarsa menyampaikan, saat peristiwa perampasan terjadi, korban dan anaknya tengah melintas di jalur Pantura, masuk ke Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan. Para pelaku berupa memberhentikan motor korban dan memaksa menyerahkan motornya dengan alasan telah menunggak angsuran.

“Korban yang menolak langsung melajukan kembali motornya. Namun, sampai di jarak 100 meter, pelaku kembali mencegat korban,” ungkap Iptu Fajar, Kamis (16/5/2024).

Para pelaku yang berhasil mencegat korban kemudian memaksa membuka jok motor dan berpura-pura mengecek nomor rangka dan nomor mesin.

“Pelaku yang melihat kunci motor masih menempel langsung menutup jok dan menaiki motor korban untuk dibawa kabur,” lanjut Iptu Fajar.

Mendapati motornya hendak dibawa kabur, korban langsung memegangi motornya hingga tertarik dan terjatuh. Warga yang mengetahui peristiwa itu lantas ramai-ramai menolong korban, sedangkan para pelaku berhasil membawa kabur motor korban, hingga akhirnya berhasil ditangkap.

Dari penangkapan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit motor Honda Beat milik korban, satu unit motor Honda PCX milik pelaku, dan satu unit motor Honda Vario milik pelaku. Selain itu juga diamankan tas milik pelaku berisi dompet, KTP,  ponsel, uang tunai Rp 300.000, serta STNK dan KTP korban yang berada di jok motornya.

Wakapolres Probolinggo Kompol Supiyan menambahkan, guna menekan terjadinya tindak pencurian kendaraan bermotor, pihaknya rutin melakukan analisis dan evaluasi. Melalui langkah tersebut, pihaknya telah menentukan titik-titik rawan terjadinya aksi pencurian kendaraan bermotor, termasuk hari dan waktunya.

“Dari hasil mapping itu, kita berikan petunjuk pelaksanaan ke seluruh jajaran baik polsek atau polres,” kata Kompol Supiyan.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
planet128 rawit128 planet128 turbo128 planet128 rawit128 cahaya128 rawit128 planet128 rawit128