Abdul Hakim Adjam: Sekolah Lansia Konsep Belajar Sepanjang Hayat

Abadikini.com, TIDORE – Mewakili Walikota, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Wisuda Sekolah Lansia Ceria Kelurahan Guraping, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Jumat, (15/12/2023).

Dalam sambutannya, Abdul Hakim mengatakan,Sekolah Lansia yang dilaksanakan merupakan implementasi dari Surat Edaran Walikota Tidore Kepulauan Nomor: 400.13/879/01/2023 tentang Pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas dan Pembentukan Kelompok Kegiatan di Kota Tidore Kepulauan.

“Sekolah Lansia merupakan konsep belajar sepanjang hayat yang berarti bahwa pendidikan tidak berhenti hingga individu dewasa, tetapi berlanjut sepanjang hidupnya. Pendidikan seumur hidup, tidak menuntut adanya lembaga pendidikan resmi namun bisa melalui pendidikan non formal seperti keluarga dan masyarakat, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan pribadi yang lebih baik,” Tutur Abdul Hakim.

Lebih lanjut, Abdul Hakim mengapresiasi BKKBN Provinsi Maluku Utara dalam menjalankan program Bangga Kencana, dan menerjemahkan kebijakan pembangunan keluarga, membentuk kelompok yang menyentuh dengan keluarga, khususnya peningkatan kualitas hidup lansia, yaitu Bina Keluarga Lansia, dengan inovasinya yang dikembangkan sebagai perwujudan dari konsep belajar sepanjang hayat (life long learning) yang disebut Sekolah Lansia.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, Nuryamin dalam kesempatan tersebut menyampaikan, Maluku Utara di 2023 mendapatkan target membentuk 1 sekolah lansia, namun Maluku Utara melampaui target dengan telah membentuk 2 sekolah lansia, yakni sekolah lansia Ringungano di Kota Tenate, dan sekolah lansia Ceria di Kota Tidore Kepulauan.

“Harapan kami, semoga para lansia dan keluarga lansia dapat memperoleh manfaat dari keberadaan dan keberlangsungan dari sekolah lansia ini, semoga ilmu dan pengetahuan yang didapatkan oleh para pengajar professional di bidangnya masing-masing, dapat diterapkan di dalam kehidupan bermasyarakat,” Ucap Nuryamin.

Adapun Peserta atau Siswa Sekolah Lansia Ceria Kota Tidore Kepulauan ini sebanyak 20 Orang, yang terdiri atas 16 siswa perempuan dan 4 siswa laki-laki, dengan kriteria berusia sekurang-kurangnya pra lansia atau sudah berusia 50 tahun ke atas.

Baca Juga

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker