Baliho Bacaleg Partai Demokrat di Solok Hilang Setelah Dipasang

Abadikini.com, SOLOK – Calon Anggota DPRD Kabupaten Solok dari Partai Demokrat, Kasmudi Z, Minggu (3/9) malam sedikit kesal karena baliho yang ia pasang di kampung halamannya hilang. Padahal, ia sendiri yang meminta izin kepada pemilik tanah untuk memasang baliho dirinya sebagai bakal caleg (bacaleg) Nomor Urut 2 dari Partai Demokrat dengan Daerah Pemilihan Solok 5.

“Iya, baliho saya hilang di kawasan Lekok Batu Gadang Nagari Sungai Nanam. Saya kaget, sebab baliho yang hilang baru sehari terpasang dan saya sudah mendapat izin untuk memasang baliho disana,”terang Kasmudi, Senin (4/9) pagi.

Meskipun baliho dirinya hilang, Kasmudi yang kini menjabat sebagai Bendahara DPC Partai Demokrat Kabupaten Solok tidak mau berspekulasi dan enggan menuduh Caleg maupun timses caleg dari Parpol yang menghilangkannya. Namun, dirinya berharap, kedepan tidak ada lagi baliho miliknya yang raib. Begitu juga dengan baliho caleg lain di Dapil Solok 5.

“Saya tidak apa-apa baliho hilang. Tapi, cukup saya saja. Caleg lain jangan sampai hilang. Nanti, masyarakat yang akan menilai dan memilih kita di bilik suara,”pungkas Kasmudi.

Petani asal Sungai Nanam itu berjanji akan membuat baliho secukupnya dan dipasang ditempat-tempat strategis yang telah mendapat izin dari pemilik tanahnya. Jika hilang, dia akan bergerak dari pintu ke pintu.

“Saya berpendapat bahwa baliho tidak begitu berpengaruh pada pilihan masyarakat. Yang berpengaruh adalah nilai kita sendiri. Selama ini apa yang kita perbuat dan apa pula yang akan kita laksanakan jika dipercaya oleh masyarakat untuk mewakili mereka di jajaran pemerintahan. Untuk itu, saya tidak gamang dengan kehilangan baliho. Tapi, saya takut kehilangan kepercayaan masyarakat yang memilih saya nanti. Oleh karena itu, jika baliho hilang mungkin saya akan bertemu langsung dengan masyarakat dari rumah ke rumah,”tambah dia.

Ketika ditanya apakah dirinya akan mengawasi balihonya ditempat-tempat yang sudah terpasang. Dia menjawab, sampai saat ini, tim pemenangan yang ia bentuk sudah mengawasi dengan seksama.

“Soal baliho, saya percayakan kepada tim pemenangan saya. Sebab, tim saya itu bukan orang bayaran. Tapi, mereka bekerja dari hati. Mereka bergerak karena mereka capek dibohongi sama pemerintah daerah yang selalu berjanji memajukan pertanian tapi hanya fokus ke bidang pariwisata. Lihat saja, saat ini banyak infrastruktur pertanian yang tidak terbenahi dengan maksimal, tapi bidang pariwisata makin maju,”paparnya lagi.

Terakhir, dia menginginkan persatuan dan kesatuan antar Caleg di Kabupaten Solok terus terjaga, khususnya di Dapil Solok 5. Kalau ada APK milik Caleg lain yang rubuh akibat angin, dia menyarankan untuk sama-sama memperbaikinya, meskipun itu dari Caleg lain.

“Kita di kampung ini saling ada sangkutan. Pemilu tidak baik dijadikan ajang perselisihan. Jadi, mari kita jaga sama-sama silaturrahmi yang sudah lama terjalin,”tutup dia.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker