Amerika akan beli 3 juta barel Minyak untuk isi Cadangan Minyak Strategis

Abadikini.com, WASHINGTON – Departemen Energi AS mengatakan pada Senin (15/5/2023) akan membeli 3 juta barel minyak mentah untuk Cadangan Minyak Strategis (SPR) untuk pengiriman pada Agustus, dan meminta agar penawaran diajukan paling lambat 31 Mei.

Menteri Energi AS Jennifer Granholm telah memberi isyarat kepada anggota parlemen akhir pekan lalu bahwa departemennya dapat segera mulai membeli kembali minyak untuk cadangan, setelah rekor penjualan tahun lalu selama lonjakan harga yang mendorong tingkat cadangan ke level terendah sejak 1983.

Pembelian baru tersebut adalah untuk minyak mentah asam yang dikirim ke situs Big Hill SPR di Texas sekitar bulan Agustus, menurut pengumuman tersebut.

Pemerintahan Biden tahun lalu melakukan penjualan terbesar dari SPR sebesar 180 juta barel, bagian dari strategi untuk menstabilkan pasar minyak yang melonjak dan memerangi harga di SPBU yang tinggi setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Penjualan tersebut membuat marah Partai Republik yang menuduh pemerintah meninggalkan AS dengan penyangga pasokan yang terlalu tipis untuk menanggapi krisis pasokan di masa depan secara memadai.

Penjualan tersebut membawa persediaan SPR menjadi sekitar 372 juta barel, terendah sejak 1983, hanya di bawah 20 hari untuk menutup tingkat konsumsi AS saat ini.

Pemerintah mengatakan akan mulai membeli minyak kembali ke dalam cadangan ketika harga secara konsisten berada pada atau di bawah 67 dolar AS hingga 72 dolar AS per barel, jauh di bawah tingkat penjualan minyak, sehingga pembayar pajak dapat memperoleh beberapa keuntungan.

Harga minyak mentah AS sekitar 71 dolar AS per barel pada Senin (15/5/2023).

Granholm bulan lalu telah mengisyaratkan bahwa pembelian kembali akan dilakukan menjelang akhir tahun, setelah pemeliharaan di dua dari empat lokasi penyimpanan cadangan di pesisir Texas dan Louisiana. (Antara)

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker