Tragedi Kanjuruhan Mengoyak Marwah Bangsa dan Negara

Abadikini.com, JAKARTA – Prihatin dan duka mendalam disampaikan Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir atas tragedi ratusan orang meninggal usai kerusuhan terjadi di  Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu malam (1/10).

Haedar mengatakan, berdasarkan pemberitaan sejumlah media massa, jumlah kematian akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan termasuk deretan yang tertinggi di dunia dari sejumlah kerusuhan yang pernah terjadi. Belum terhitung korban luka-luka akibat kerusuhan tersebut.

Haedar menilai, publik di berbagai media massa dan media sosial menyesalkan cara dan tindakan dalam menangani kerusuhan tersebut, sehingga terjadi korban meninggal yang besar. Banyak pihak pun turut menyesalkan kenapa kerusuhan sampai terjadi dan korban begitu banyak jatuh.

“Kami menyesalkan petistiwa tragis tersebut, lebih-lebih menyangkut nyawa manusia yang besar jumlahnya, padahal satu jiwa saja sangat berharga yang harus dijaga,” ujar Haedar kepada wartawan, Minggu (2/10/2022).

Haedar menegaskan, perlu ada investigasi yang objektif dan tuntas dari berbagai aspek atas kerusuhan dan terjadinya korban jiwa yang besar tersebut. Mengingat, kasusnya bukan hanya nasional, tetapi sudah berskala global.

“Tragedi ini mengoyak marwah bangsa dan negara Indonesia,” kata Haedar.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker