Rupanya Intelijen AS Pernah Kasak-kusuk Asal Covid-19 dari Wuhan

Abadikini.com, JAKARTA – Badan intelijen Amerika Serikat (AS) sedang mencari data genetik untuk mengetahui asal-usul virus Covid-19 yang berasal dari Wuhan, China.

Intelijen AS mengambil data informasi itu berisi blueprint genetik dari sampel virus menurut laporan CNN.

Sementara mesin yang digunakan untuk pembuatan dan pemrosesan data genetik semacam ini tersinkron dalam server berbasis awan (cloud) eksternal. Artinya, data itu bisa diretas.

Namun setelah mendapat akses, mereka punya beberapa tantangan. Tak hanya butuh ilmuwan, mereka juga harus bisa berbahasa Mandarin karena informasi tersebut ditulis dalam bahasa China dengan kosakata khusus.

Melalui pencarian asal-usul itu, para pejabat berharap informasi yang didapatkan bisa menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan virus berpindah dari hewan ke manusia.

Mengungkap misteri ini sangat penting untuk mengetahui apakah Covid-19 bocor dari laboratorium atau ditularkan dari manusia ke hewan.

Para penyelidik baik di dalam maupun di luar pemerintah AS telah lama mencari data genetik dari 22 ribu sampel virus yang sedang dipelajari di Institut Virologi Wuhan (WIV). Data itu dihapus dari internet oleh pejabat China pada September 2019, dan China sejak itu menolak untuk menyerahkan data mentah lainnya tentang kasus awal virus corona ke Organisasi Kesehatan Dunia.

1 2Laman berikutnya

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker