Puan Maharani: Insyaallah 2024 akan ada lagi Presiden Perempuan, Tapi Harus dengan Perjuangan

Abadikini.com, JAAKARTA – Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Lampung, Kamis (25/8). Di sana Puan Maharani memberi semangat kepada kader perempuan PDIP Lampung Selatan.

Puan mengatakan, perempuan Indonesia khususnya kader PDIP harus berani mengejar cita-cita dan bekerja terjun ke masyarakat.

Menurutnya, kalau satu perempuan punya cita-cita mendapat posisi di manapun dia berada, berarti perempuan lain pun pasti bisa. Di Lampung sudah banyak bupati perempuan.

“Kita juga punya banyak menteri perempuan, sudah ada wakil presiden perempuan, ada presiden perempuan,” kata Puan dalam keterangan seperti dikutip, Jumat (25/8/2022).

Artinya kata Puan, tidak tutup kemungkinan pada 2024 nnati akan ada lagi menteri hingga presiden perempuan.

“Artinya Insyaallah 2024 akan ada lagi kepala daerah perempuan, menteri perempuan, presiden perempuan juga akan ada lagi Insyaallah. Tapi semua itu harus dengan perjuangan,” kata Puan.

Untuk itu tegas Puan, kader-kader PDIP berjuang dari perempuan harus turun ke bawah bertemu rakyat dan berani berpolitik.

“Saya yakin, kalau perempuan sudah turun, pasti semua nurut. Paling nggak suami, anak nurut. Jadi ibu-ibu perempuan bisa bekerja dan berkarya di garda terdepan. Perempuan harus berpolitik. Kita ngatur uang belanja saja berpolitik,” tegasnya.

“Saya minta Srikandi harus semangat menuju 2024. Srikandi harus solid solid solid. Sebagai perempuan kita tunjukkan kita bisa, kita mampu memenangkan pilpres, pileg, dan pilkada Lampung Selatan,” tambah Puan.

Meski meminta kader perempuan turun ke politik, Puan berpesan agar perempuan tetap harus ingat akan tugas sebagai ibu.

Puan memberi contoh bagaimana Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang pernah menjadi Presiden dan Wakil Presiden masih tetap menjalankan tugasnya sebagai ibu dan istri. Hal tersebut yang kemudian ia teladani dari sang ibunda sebagai wanita karier.

“Memang kerja-kerja kita itu akan 2 kali lipat dibanding laki-laki. Saya merasakan itu, karena sudah kerja di luar pas pulang ke rumah harus tetap urusin rumah. Tetap harus ada makanan di meja makan. Kalau ada anak, ngurusin anak,” tutur Puan.

“Walaupun saya sudah jadi Ketua DPR, sama kalau ke rumah buka tudung saji, saya cek ada makanan nggak. Nasinya anget nggak,” lanjutnya.

Puan juga mengungkap, walaupun ia tak pandai memasak, dia masih tetap bisa menyiapkan makanan untuk keluarganya manakala dibutuhkan.

“Saya nggak pinter masak. Tapi ceplok telor bisa lah. Nasi goreng bisa lah. Pernah anak saya bilang ‘Ma lapar’. Saya tanya mau makan apa? Katanya ayam goreng. Ayam goreng saya bisa lah. Ini penting. Kenapa? Karena masakan ibu itu akan diingat anak sepanjang masa,” pungkas Puan.

Baca Juga

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker