BBM Diduga Tumpah di Jambula, Brigade GPI Desak Menteri BUMN Copot Dirut Pertamina

Abadikini.com, JAKARTA – Koordinator Pusat Brigade Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) kembali menggelar aksi Jilid 2 di depan Graha Pertamina. Tuntutannya tetap mendesak Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mundur dari jabatannya karena kelalaian anak buahnya saat distribusi BBM milik Pertamina Ternate diduga tumpah di perairan Jambula, Kota Ternate, Maluku Utara, (5-6/4/2022) lalu.

Pada Selasa 5 April, Kapal Musi menyalurkan BBM jenis Pertamax. Keesokan harinya, Rabu 6 April, Kapal Latomas menyalurkan BBM jenis Solar.

“Brigade GPI mendesak Dirut Pertamina Mundur dari kursi empuknya,” kata Irwan A.H.M. selaku Korlap Aksi di depan Graha Pertamina, Gambir, Jakarta, Rabu (27/4/2022).

Irwan yang juga Komandan Korpus Brigade Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam menyayangkan pihak Pertamina hingga saat ini belum merespon tuntutan dan surat audiensi yang dilayangkan kepada mereka. Jika belum direspon, sambungnya, pihaknya tetap menyuarakan aspirasinya hingga tuntutannya direalisasikan.

“Kami mendesak Menteri BUMN untuk turun tangan selesaikan persoalan ini,” pintanya.

Maka dari itu, Koordinator Pusat Brigade Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam menuntut, yaitu:
1. Mendesak Direktur Utama PT Pertamina Mundur Dari Jabatannya.
2. Mendesak Menteri BUMN Copot Direktur Utama PT Pertamina.
3. Copot Bram Harya Prima, Iskandar Zulkarnaen, Sebedeus Pangandaheng Dari TBBM Ternate.
4. Meminta Segera Pihak DLH Agar Menyampaikan Hasil Pengujian Sampel Tumpahan Minyak.
5. TBBM Ternate Segera Merealisasikan Persediaan BBM Subsidi (Pertalite) Untuk Nelayan Ring 1 (Satu) Pertamina.
6. TBBM Ternate Segera Merealisasikan Bantuan Tanggap Darurat Kepada Seluruh Masyarakat Kelurahan Jambula.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker