Trending Topik

Polri Minta Anggota Polisi Makassar Tembak Mati Pegawai Dishub Ditindak Tegas

Abadikini.com, JAKARTA – Dua oknum polisi berinisial CA dan SL terlibat dalam insiden penembakan yang menyebabkan pegawai Dishub Makassar Najamuddin Sewang tewas Minggu, 3 April 2022 lalu. Najamuddin tewas ditembak punggung kanannya dengan pistol yang dibeli secara online dari teroris. Mabes Polri pun mendorong Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) memberi hukuman tegas kepada tersangka.

“Prinsipnya Mabes Polri mendorong Polda harus berani mengambil langkah tegas,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dikutip dari Antara Sabtu (23/4/2022).

Atas pembunuhan berjamaah ini, ada dua tersangka diantaranya anggota aktif kepolisian. Dedi menyarankan apabila dua oknum polisi itu disanksi jika terbukti bersalah. Polri meminta Polda Sulsel memberhentikan anggota yang terbukti bermasalah.

“Siapapun anggota yang terbukti bersalah tindak tegas sampai PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat),” ujar Dedi.

Seperti diketahui, polisi mengungkap fakta baru kasus penembakan maut pegawai Dishub Makassar Najamuddin Sewang yang didalangi Kasatpol PP Makassar nonaktif Muhammad Iqbal Asnan (MIA) yang bermotif cinta segitiga. Iqbal ternyata dibantu 2 oknum anggota polisi untuk menembak di Jalan Danau Tanjung Bunga pada 3 April 2022. Najamuddin mengendarai sepeda motor, langsung jatuh seketika di pertigaan Jalan Danau Tanjung Bunga ditembak orang tak dikenal. Warga mengira dirinya jatuh karena kecelakaan lalu lintas, namun ketika mayat Najamuddin dimandikan, keluarga menemukan lobang peluru di punggung atas kanan.

Polisi baru berhasil mengungkap pelaku dan motifnya dua pekan setelah kejadian.

“Iya (oknum Polri) kan dua,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Komang Suartana.

Suartana mengatakan dua oknum polisi yang terlibat pembunuhan masing-masing berinisial SL selaku eksekutor penembakan dan polisi CA (sebelumnya ditulis HKM alias AKM). Kendati demikian, peran polisi CA belum terungkap secara spesifik dalam kasus ini.

Selain 2 oknum polisi, Iqbal Asnan juga dibantu 2 oknum Pemkot Makassar dalam melakukan pembunuhan. Keduanya masing-masing berinisial SH dan AS.

Polisi mengungkap korban diketahui sempat dekat dengan RA, salah satu pejabat di Dinas Perhubungan Kota Makassar. Usut punya usut, RA adalah istri siri pelaku, Iqbal.

Sebelum menjabat sebagai Kasat Pol PP Pemkot Makassar, Iqbal pernah menjadi Kepala Dinas Perhubungan Makassar. Saat itulah Iqbal menerima Najamuddin Sewang menjadi pegawai tidak tetap di dinas tersebut dan RA juga berkantor disitu.

Baca Juga

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker