Tanggapi Wacana Pemilu Ditunda, Afriansyah Noor Teringat Ucapan Presiden Jokowi Enggan Menambah Periode

Abadikini.com, JAKARTA – Partai Bulan Bintang (PBB) menyoroti wacana penundaan pemilu yang disuarakan oleh PKB, PAN, Golkar belakangan ini.

Namun diketahui partai pendukung pemerintah yang lain seperti PDIP, Gerindra, NasDem, PPP secara terangan-terangan tidak setuju dan keberatan akan wacana tersebut.

Menanggapi isu tersebut, Sekjen PBB  Ferry Afriansyah Noer mengatakan, sikap partainya akan melihat bagaimana celah hukum dari wacana tersebut. Jika ada yang dilanggar, maka PBB akan menolak.

“Bagi kami, PBB, selagi tidak melanggar konstitusi monggo, artinya tidak ada aturan yang dilanggar. Kalau melanggar, ya, kita ndak mau, menolak,” kata Ferry dalam tanggapannya, Jumat (4/3/2022).

“Kalau memang terjadi usulan seperti itu, kan, harus mengubah konstitusi. Yang punya hak mengubah konstitusi yang ada di Senayan sana. Dasar memperpanjang itu, kan, harus kuat alasannya, kalau tidak kuat, ya, tidak diterima masyarakat,” lanjutnya.

Ferry teringat saat bertemu Presiden Jokowi juga telah menyampaikan sikap yang jelas terkait wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan dalam pertemuan parpol nonparlemen beberapa waktu lalu. Pertemuan itu digelar pada 2 September 2021 di Istana Kepresidenan Jakarta.

“Jadi intinya ketika kita bertemu Presiden, kita diundang, partai nonparlemen hadir di situ. Presiden sudah menyampaikan bahwa beliau tidak berkeinginan menambah 3 periode. Kedua, beliau juga tidak berkeinginan diperpanjang, semua itu melalui konstitusi, mekanismenya. Jadi tidak ada celah untuk dia melakukan itu,” pungkasnya.

Seperti diketahui, wacana penundaan Pemilu 2024 diungkapkan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Cak Imin mengusulkan Pemilu 2024 ditunda satu hingga dua tahun setelah mendengar pendapat dari pengusaha, analis ekonomi, dan pelaku UMKM.

Ketum PAN Zulkifli Hasan juga setuju dengan penundaan Pemilu 2024. Sementara Ketum Golkar Airlangga Hartarto menyatakan setuju meski tidak secara eksplisit.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker