Trending Topik

Fenomena Langka Salju Turun di Arab Saudi

Abadikini.com, JAKARTA – Salju turun dan menyelimuti Kota Tabuk, bagian barat laut Arab Saudi.

Fenomena ini tergolong langka di negeri gurun tersebut dan terjadi pas hari pertama tahun baru 2022.

Salju yang menyelimuti kota itu juga muncul di pelbagai video yang tersebar di media sosial.

Butiran salju membuat Kota Tabuk tampak memutih hapir di seluruh wilayah.

Gambar salju turun di Arab Saudi ini, salah satunya, dibagikan oleh kantor berita Arab Saudi, SPA, yang menunjukkan fenomena unik ini.

Dalam gambar yang dibagikan itu, tampak pemandangan Gunung al-Lawz, berubah jadi gunung besar berwarna putih dan tertutup salju.

Lalu, dalam video yang sama juga tampak pelbagai mobil yang terparkir juga berselimutkan salju. Orang-orang juga mengenakan jaket yang tebal.

Tampak juga, seorang anak kecil berbaju biru, dengan memakai payung serta baju tebal duduk bermain dengan saljut.

Anak kecil itu sepertinya menikmati  salju yang turun di antara rerumputan yang berwarna agak coklat dan tertutupi salju.

Ada juga tiga orang yang duduk, saling bercengkerama di antara angin yang menghembuskan saljut di antara obrolan-obrolan mereka.

Reporter dari Ekhbariya, stasiun televisi milik negara, melaporkan bagaimana orang-orang berbondong-bondong ke tempat tersebut, leih tepatnya ke gunung el-Lawz.

Warga Saudi juga antusias untuk memotret pemandangan dan seperti menikmati momen langka ini.

Badan meteorologi Arab Saudi melaporkan, wilayah itu dan sebagian besar arab akan mengalami cuaca ekstrem dan diharapkan masyarakat berhati-hati dan tetap waspada.

Tapi sepertinya, warga Arab tetap menikmati momen langka ini, ketika salju turun.

Seperti penuturan beberapa warga sebagaimana dilansir Al-Arabiya, Minggu (2/2), beberapa warga bahagia dan menganggap peristiwa salju ini menakjubkan.

Apalagi di negeri yang sebagian besar daerahnya biasanya panas dan berpasir, tapi kini ada momen salju menyelimuti Saudi.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker