Bahaya, Kasus Infeksi Varian Omicron di Jerman Bertambah 2.686 dalam Satu Hari

Abadikini.com, JAKARTA – Kasus infeksi COVID-19 varian Omicron di Jerman bertambah 2.686 dalam satu hari, atau hampir 26 persen menjadi total 13.129 kasus, menurut lembaga pemerintah federal yang menangani pencegahan dan pengendalian penyakit menular Robert Koch Institute (RKI).

RKI pada pada Rabu (29/12) menyatakan, lebih dari 6.060 kasus Omicron yang terkonfirmasi di laboratorium di Jerman dilaporkan terjadi pada kelompok usia 15-34 tahun dan sekitar 4.320 kasus diidentifikasi pada kelompok usia 35-59 tahun.

Para perdana menteri negara bagian di Jerman dijadwalkan bertemu kembali pada 7 Januari 2022 untuk mengevaluasi langkah-langkah COVID-19 saat ini.

Sekitar satu tahun setelah kampanye vaksinasi COVID-19 dimulai di Jerman, 71 persen warga tercatat telah menerima vaksinasi lengkap per Selasa (28/12), menurut data resmi.

Pada hari yang sama, Menteri Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Svenja Schulze mengatakan pemerintah berencana untuk menyumbangkan sedikitnya 75 juta dosis vaksin COVID-19 ke negara-negara miskin tahun depan tanpa memperlambat kampanye vaksinasinya sendiri.

“Kita harus mengerahkan upaya maksimal untuk mengakhiri pandemi sesegera mungkin,” kata Schulze kepada Redaktions Netzwerk Deutschland, seperti dikutip Antara, Kamis (30/12)

“Kunci untuk mengakhirinya adalah memberi akses vaksin ke orang-orang di seluruh dunia.”

Jerman juga telah membeli satu juta unit obat COVID-19 Paxlovid buatan perusahaan Amerika Serikat (AS) Pfizer. Direncanakan batch pertama  akan dikirimkan pada Januari mendatang, menurut laporan media setempat.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker