Laporkan Kematian Pertama Omicron, Jerman Bersiap Hadapi Gelombang Covid-19 Awal Tahun 2022

Abadikini.com, BERLIN – Institut Robert Koch Jerman untuk penyakit menular mengonfirmasi kematian pertama akibat varian baru Covid-19 Omicron pada Kamis (23/12/2021).

Pasien yang meninggal itu berusia antara 60-79 tahun, katanya, seperti diberitan Reuters.

Otoritas mencatat 810 kasus baru Omicron, sehingga total varian yang lebih menular itu berjumlah 3.198 kasus.

Satu-satunya kasus yang dihitung adalah kasus yang ditemukan melalui pengurutan genom secara keseluruhan atau dugaan diagnostik berdasarkan tes PCR khusus varian.

Meteri Kesehatan Jerman Karl Lauterbach mengatakan negaranya bersiap menghadapi lonjakan kasus virus Corona varian Omicron pada awal bulan 2022 karena menyebar dengan cepat.

“Kami belum menyaksikan gelombang omicron yang besar dan cepat di negara kami, syukurlah. Tetapi situasinya akan berubah pada akhir tahun dan pada minggu pertama Januari,” kata Lauterbach kepada radio publik WDR2, dikutip anadolu agency.

Untuk itu, dia meminta warga untuk secara ketat mengikuti langkah-langkah penanganan pandemi selama musim liburan Natal, dan mendapatkan suntikan booster Covid-19 untuk melindungi diri mereka dari varian omicron.

Kanselir Jerman Olaf Scholz dan perdana menteri negara bagian federal menyepakati pembatasan yang lebih ketat pada Selasa, yang akan mulai berlaku paling lambat pada 28 Desember.

Menurut aturan baru, acara olahraga skala besar seperti pertandingan sepak bola akan berlangsung tanpa penonton.

Pesta dan pertemuan publik besar akan dilarang pada Malam Tahun Baru, maksimal 10 orang akan diizinkan bertemu di dalam atau di luar ruangan, jika semua orang sudah divaksinasi.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker