Pemerintah Alokasikan Rp 542,8T untuk Anggaran Pendidikan 2022, Ini Para Penerima Manfaat

Abadikini.com, JAKARTA – Kualitas Pendidikan adalah penentu kemajuan suatu bangsa. Indonesia bahkan menyatakan dalam konstitusi bahwa anggaran pendidikan harus minimal 20% dari total APBN (Belanja Negara).

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani menjelaskan pada tahun 2022, Pemerintah mengalokasikan Rp 542,8T untuk anggaran Pendidikan, utamanya melalui Kemendikbudristek, Kemenag, BRIN, dan melalui Transfer Keuangan ke Daerah.

“Siapa penerima manfaat anggaran yang luar biasa besar dan untuk apa saja?. 8,84 juta murid sekolah keagamaan dan 45,15 juta siswa sekolah umum melalui TKDD menikmati Bantuan Operasional Sekolah, 20,1 juta murid mendapat beasiswa Program Indonesia Pintar, serta 713,8 ribu mahasiswa mendapat KIP Kuliah,” kata Sri Mulyani seperti dikutip Abadikini.com dari akun Instagram pribadinya, Rabu (1/12/2021).

Lebih lanjut dia menjelaskan, anggaran ini juga untuk kesejahteraan guru dan dosen yaitu 3,09 juta orang, baik yang dikelola langsung Pemerintah Pusat (1,19 juta orang) maupun pemerintah daerah melalui alokasi TKDD (1,9 juta orang).

“Juga untuk pembangunan, rehabilitasi, dan renovasi sarpras Pendidikan Dasar dan Menengah sebanyak 932 sekolah; madrasah dan sekolah keagamaan sebanyak 237 sekolah; serta 74 gedung PTN/PTKIN,” jelas Sri Mulyani.

Selain itu terang dia, Melalui LPDP ada 27.997 penerima manfaat program degree dan kolaborasi dengan Kemendikbud Ristek terdapat 69.163 penerima manfaat program degree dan non degree.

Untuk penelitian juga didedikasikan untuk melanjutkan kegiatan penelitian, pengembangan, kajian, dan terapan antara lain untuk meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, membangun lingkungan hidup, serta meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim.

“Anggaran pendidikan adalah Investasi penting bagi kualitas SDM Indonesia. Karenanya jaga dan kelola dengan seksama dan harus berhasil guna,” tegas Sri Mulyani.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker